Halaman

    Social Items

Manfaat dan Fungsi Pupuk Urea Untuk Tanaman

Manfaat dan Fungsi Pupuk Urea Untuk Tanaman - Pupuk urea merupakan jenis pupuk yang mengandung unsur nitrogen (N) dengan kadar yang tinggi. Unsur nitrogen sendiri merupakan zat hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Dinama unsur nitrogen yang terkandung didalan pupuk urea dapat membantu dalam mempercepat pembentukan atau pertumbuhan vegetatif tanaman, seperti batang, daun dan akar. Unsur nitrogen (N) juga sangat berperan dalam mempercepat fase vegetative yang berfungsi sebagai sintesis klorofil yang berguna untuk menagkap cahaya matahari guna melakukan fotosinntesis.
 
Baca Juga : Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk

Pupuk urea memiliki bentuk seperti butir-butir kristal berukuran 1,0-3,5 mm dan berwarna putih, memiliki sifat yang mudah sekali larut dalam air (Hingroskopis), Mengandung unsur N sebanyak 46%, Kadar biuret sebanyak 1% serta kadar moisture sebanyak 0,5%.

Manfaat Pupuk Urea Untuk Tanaman 

 

  1. Membantu mempercepat pertumbuhan tinggi tanaman.
  2. Membuat daun pada tanaman menjadi lebih hijau, segar dan rimbun.
  3. Membantu proses pembentukan Chloropyl yang sangat berperan dalam proses fotosintesa tanaman.
  4. Membantu dalam pembentukan cabang baru.
  5. Meningkatkan kandungan protein hasil panen.
  6. Mempercepat pertumbuhan akar.
  7. Membantu dalam pembentukan jumlah anakan.
  8. Dapat digunakan untuk hampir semua jenis tanaman, baik itu tanaman perkebunan, tanaman holtikultura, hingga usaha pertenakan dan perikanan.
  9. Tidak merusak struktur tanah jika pemupukan dilakukan dengan benar.

Mengingat unsur nitrogen (N) sangat berperan penting dalam pertumbuhan tanaman, lalu bagaimana jika sebuah tanaman mengalami kekurangan atau kelebihan nitrogen. Jika hal itu terjadi maka ada beberapa gejala yang akan dialami oleh tanaman, antara lain :

Tanaman Kekurangan Nitrogen
  • Pertumbuhan tanaman akan terhambat, yang mengakibatkan tanaman menjadi kerdil dan lemah.
  • Daun muda menjadi berwarna kuning pucat.
  • Tulang-tulang pada daun muda terlihat pucat.
  • Daun tua memiliki warna kekuning-kuningan karena kekurangan klorofil.
  • Pada tahap lanjut, daun akan mengalami kerontokan karena mengering.
  • Buah tidak tumbuh secara sempurna dan masak sebelum waktunya.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik Cair

Tanaman Kelebihan Nitrogen
  • Warna daun menjadi sangat hijau walaupun daun sudah tua.
  • Tanaman dapat menyerap dan menyimpan air dalam jumlah yang tidak semestinya. Hal ini dapat menyebkan tanaman rentan terkena penyakit berupa jamur dan bakteri.
  • Tanaman menjadi rimbun dengan daun.
  • Produksi bunga menjadi menurun

Demikianlah penjelasan mengenai Manfaat dan Fungsi Pupuk Urea Untuk Tanaman. Perlu diingat bahwa pemberian pupuk urea harus dilakukan dengan tepat dan teratur (Sesuai petunjuk penggunnaannya) agar tanaman dapat memberikan hasil yang bagus dan tidak merusak lingkungan.

Manfaat dan Fungsi Pupuk Urea Untuk Tanaman

Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk
Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk - Pupuk merupakan salah satu suber zat hara buatan yang digunakan untuk membatu tanaman dalam mengatasi kekurangan nutrisi terutama unsur fosfor, nitrogen, serta kalium. Berdasarkkan sumber bahan, pupuk dibagi menjadi 2 yaitu pupuk organik serta pupuk anorgani. Pupuk organik sendiri merupakan pupuk yang dihasilkan dari bahan-bahan organik berupa sisia bahan tanaman, kotoran hewan, serta bahan-bahan organik lainnya.

Sedangkan pupuk anorganik yaitu pupuk yang dihasilkan dari tangan manusia yang telah melalui proses kimiawi dengan sekala pabrik. Biasanya pupuk anorganik yang beredar saat ini memiliki sifat hidroskopis yang sangat mudah menyepat air diudara, sehinga pupuk cepat sekali untuk mencair. Berdasarkan kandungan unsur-unsurnya pupuk anorganik dibagi menjadi 2 jenis, antaralain :


Pupuk Tunggal


Pupuk tunggal merupakan pupuk yang hanaya mengandung satu jenis unsur hara makro saja sebagai penambah kesuburan. Biasanya hanya berupa unsur hara makro primer saja, Seperti :

Pupuk Nitrogen
  • Pupuk Urea (Mengandung 46% Nitrogen)
  • Pupuk ZA (Mengandung 21% Nitrogen + 24% sulfur)
  • Pupuk Ammonium klorida (Mengandung 20% nitrogen)
  • Pupuk ASN (Mengandung 23-26% nitrogen)
  • Pupuk naturium nitrar/sodium nitrat (Mengandung 15% nitrogen)

Pupuk Fosfor
  • Pupuk Super Phosphate-18 (SP-18) (Mengandung 18 % P2O5)
  • Pupuk Super Phosphate-36 (SP-36) (Mengandung 36 % P2O5)
  • Pupuk Tripele Super Phosphate (Mengandung 46 % P2O5)
  • Pupuk Magnesium Phosphate (FPM)
  • Pupuk aluminium Phosphate (Alp04)

Pupuk Kalium
  • pupuk kalium klorida atau potassium klorida (KCl) (Mengandung 60% K2O)
  • Pupuk Zwavel Kalium (ZK) (Mengandung 50% K2O)
 

Pupuk Majemuk


Pupuk majemuk merupakan pupuk yang didalamnya mengandung lebih dari satu unsur hara makro sebagai penambah kesuburan tanaman. Semisal pupuk majemuk yang banyak digunakan adalah pupuk NPK yang didalamnya mengandung senyawa ammonium nitrat (NH4NO3), kalium klorida(KCL), serta ammonium dihidrogen fosfat (NH4H2PO4).

Kadar unsur hara didalam pupuk majemuk berupa N, P, K merupakan komposisi angka tertentu yang mengambarkan jumlah kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium didalam pupuk. Semisal pupuk NPK Pelangi (20-10-10),berarti bahwa pupuk tersebut mengandung 20% nitorgen, 10% fosfor, dan 10% kalium.  

Dalam pengaplikasiannya pupuk majemuk harus disesuaikan dengan kebutuhan dari jenis tanamannya, yangmana setiap tanaman memiliki kebutuhan n,p dan k yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri banyak jenis pupuk majemuk dengan kadar n,p, dan k yang berbeda-beda, antara lain :

  • NPK Pelangi ( 20.10.10 )
  • NPK Ponska ( 15.15.15 )
  • NPK Kuda Laut ( 15.7.8 )
  • NPK Mutiara ( 16.16.16 )
  • NPK Kujang ( 30.6.8 )
  • NPK Kebomas ( 12.12.17 ) + 2 Sulfur
  • NPK Mahkota ( 15 15.6 ) + 4 Sulfur
  • NPK Pelangi ( 15.15.6 ) + 4 Sulfur
  • NPK Kebomas ( 15.15.6 ) + 4 Sulfur
  • NPK Pelangi ( 12.12.17 ) + 2 Sulfur
  • NPK MAHKOTA ( 12.12.17 ) + 2 Sulfur

Demikianlah ulasan mengenai Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk. Semoga anda bisa lebih memahami Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk dengan baik dan benar. Semoga Bermanfaat.

Perbedaan Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik Cair
Taryono.com - Pupuk organik cair merupakan salah satu jenis pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik yang telah melalui tahap pengomposan. Dimana pupuk organik cair diolah dari bahan baku berupa kotoran ternak, limbah alam, kompos, hormon tumbuhan, serta bahan-bahan alami lainnya yang diproses secara alamiah dengan waktu yang telah ditentukan.

Penggunaan pupuk organik cair pada tanaman dapat mendorong serta meningkatkan pembentukan klorofil daun dan proses pembentukan bintil akar pada tanaman leguminosae, sehingga dapat meningkatkan kemampuan tanaman dalam fotosintesis serta penyerapan nitrogen dalam udara. Selain bermanfaat bagi tanaman, peenggunaan pupuk organik cair juga dapat berdampak positif bagi lingkungan sekitar, seperti dapat memperbaiki struktur tanah serta dapat  menyehatkan lingkungan.


Kelebihan Pupuk Orgaink Cair


  1. Mendorong serta meningkatkan pembentukan klorofil daun dan proses pembentukan bintil akar pada tanaman leguminosae, sehingga dapat meningkatkan kemampuan tanaman dalam fotosintesis serta penyerapan nitrogen dalam udara.
  2. Mammpu meningkatkan vigor tanaman, sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat.
  3. Mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap perubahan cuaca, kekeringan, serta serangan patogen yang dapat menyebabkan penyakit.
  4. Merangsang pertumbuhan cabang produksi, meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah, serta mengurangi terjadinya gugurnya bungga, bakal bunga, serta daun dari tanaman.
  5. Dapat digunakan sebagai  media pupuk dasar tanaman, karena pupuk orgnik cair memiliki kandungan unsur hara yang relatif lengkap.
  6. Dengan menggunakan  pupuk organik cair berarti kita telah sedikit membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti memanfaatkkan sampah-sampah organik yang ada disekitar menjadi sebuah pupuk yang berguna serta aman bagi lingkungan.
  7. Dapat membantu dalam proses perbaikan struktur tanah, mengurangi ketergantugan lahan pada pupuk anorganik, serta mempu menambah permeabilitas pada tanah.
  8. Dapat digunakan sebagai sumber pakan bagi mikroorganisme di tanah, sehingga  aktivitas mikroorganisme yang ada didalam tanah akan terus mengalami peningkatan yang membuat tanah menjadi gembur serta mudah menyerap air.
  9. Penerapannya yang cukup mudah dan hanya membutuhkan biayaya yang tidak terlalu besar.
  10. Membantu dalam proses pelapukan bahan mineral.
  11. Meningkatkan unsur hara pada tanah.

Kelemahan Pupuk Orgaink Cair


  1. Rata-rata pupuk organik cair memiliki bau yang kurang sedap.
  2. Tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama (kurang dari satu tahun)
  3. Tingkat kontaminasi yang cukup tinggi.
  4. Kandungan nutrisi yang ada didalam pupuk organik cair tergolong cukup rendah.
  5. Microorganisme yang ada didalam puouk organik cair sangat mudah sekali berkurang serta mati.

Dalam pemberian pupuk organik cair pada tanaman harus memperhatikan konsentrasi atau dosis yang diaplikasikan pada sebuah tanaman. Karena dari beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair melalui daun dapat memberikan dampak pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan pemberian pupuk organik cair melalui tanah. Demekianlah pembahasan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik Cair, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik Cair

Mengenal Ikan Lele Sangkuriang Lebih Dekat
Mengenal Ikan Lele Sangkuriang Lebih Dekat - Lele sangkuriang merupakan salah satu jenis ikan lele yang masih berkerabat dengan ikan lele dumbo. Lele dumbo sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985 oleh negara taiwan, yang mana ikan lele dumbo dihasilkan dari persilangan ikan lele asal taiwan (Clarias Fuscus) dengan ikan lele asal afrika (Clarias Mozambicus). Pada awal masuknya di Indonesia, masyarakat masih mengaggap bahwa rasa dari ikan lele dumbo tidak  seenak dibandingkan dengan lele lokal. Namun lambat laun masyarakat mulai menerima kehadiran lele dumbo dengan beragai kelebiahnnya.

Asal-usul Lele Sangkuriang


Degan semakin populernya ikan lele dumbo dikalangan pembudidaya ikan lele, masalah barupun muncul, yaitu terus menurunya kualitas lele dumbo yang beredar dimasyarakat. Menurut para ahli, hal tersebut disebabkan karena kesalahan penggunaan metode pengembangbiyakan, dimana banyak pembudidaya yang mengawinkan lele dumbo dengan kerabatnya sendiri (inbreedig) yang mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas dari ikan lele dumbo sendiri. Karena masalah ini terus terjadi, maka lambat laun kualitas lele dumbo yang beredar dimasyarakat terus mengalami penurunan.

Pada tahun 2000-an, Ballai Besar Pengembangan Budi Daya Air Tawar (BBPBAT) melakukan sebuah penelitian guna meningkatkan kembali kualitas dari ikan lele dumbo. Dan menemukan bahwa penggunaan metode back cross (silang balik) antara induk betina generasi ke dua (F2) dengan induk jantan generasi ke enam (F6) mampu menghasilkan jenis lele dumbo dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan ikan lele dumbo biasa.

Mengenal Ikan Lele Sangkuriang Lebih Dekat
Asal-usul Ikan Lele Sangkuriang

Proses perkawinan dilakukan dengan dua tahap, yaitu mengawinkan terlebih dahulu induk jantan generasi kedua (F2) dengan induk betina generasi ke 2 (F2), sehingga menghasilkan ikan lele dumbo F2-6. Selanjutnya induk jantan (F2-6) akan dikawinkan dengan induk betina (F2) dan mengasilkan jenis ikan lele yang disebut dengan nama sangkuriang yang diambil dari cerita mitologi sunda. Ikan lele sangkuriang baru resmi diperkenalkan ke pubik pada tahun 2004, Setelah dilakukan pengujian selama dua tahun di daerah Yogyakarta serta bogor.

Keunggulan Lele Sangkuriang

 

  1. Ikan lele sangkuriang memmiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan lele dumbo bisa.
  2. Kualitas dan jumlah telur yang dihasilkan lebih baik, dimana lele sangkuriang mampu menghasilkan 40.000-60.000 butir telur setiap kiloggram dari bobot induk dengan derajat penetasan lebih dari 90%.
  3. Ikan lele sangkuriang mampu hidup pada kondisi air yang minim.
  4. Umur panen yang pendek, dimana  Lele sangkuriang hanya membutuhkan waktu 60-70 hari saja untuk siap panen (berat 100-150 gram) sedangkan lele dumbo membutuhkan waktu 100-115 hari untuk siap panen.
  5. Lele sangkuriang tidak terlalu membutuhhkan banyak makanan.
  6. Konvensi pakan (FCR) dari ikan lele sangkuriang (0,8-1,0) lebih rendah dibandingkan dengan ikan lele dumbo (lebih dari 1,0).
  7. Lele sangkuriang memiliki daya tahan yang baik terhadap serangan dari bakteri penyebab penyakit.
  8. Kerena umur panen yang pendek, daging yang diasilkan lele sangkuriang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan lele lokal maupun lele dumbo biasa.
  9. Teknik pembudidayaan yang jauh lebih mudah.
 
Klasifikasi Lele Sangkuriang
Kingdom
Animalia
Phylum Chordata
Kelas Pisces
Subkelas Teleostei
Ordo Ostariophysi
Subordo Silorodae
Famili Claridae
Genus Clarias
Spesies Clarias gariepinus

Ciri-ciri Ikan Lele Sangkuriang

  • Memiliki kulit yang berlendir dan licin.
  • Memiliki warna tubuh hitam keunguan, hitam kehijauan pada bagian punggung , putih kekuninagan pada bagian perut, serta memiliki toto-totol pada bagian samping tubuh.
  • Lele sangkuriang memiliki bentuk tubuh yang lebih panjang dibandingkan dengan lele dumbo.
  • Lele sangkuriang memiliki bentuk kepala yang panjang (1/3 dari tubuhnya) serta  berbentuk piph kebawah.
  • Sirip pada lele sangkuriang terdiri dari 3 sirip tunggal (sirip punggng, sirip dubur, serta sirip ekor) serta 2 sirip berpasangan (sirip perut serta sirip dada). Dimana sirip dada yang dimiliki lele sangkuriang memiliki bentuk runcing dan keras yang berfungsi sebagai alat bantu gerak serta untuk menjaga diri dari seranga predator.
  • Ikaln lele sangkuriang memiliki  4 psang sungut, dimana 1 pasang sungut terlihat panjang dan kuat serta 3 pasang lainya memiliki ukuran yang lebih pendek.

Lele Sangkuriang II


Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) pada tahun 2010 kembali melakukan pengembangan ikan lele sangkuriang. Dimana BBPBAT mencoba melakukan persilangan antara lele sangkuriang I dengan lele asal afrika. Tujuan dari pengembangan lele sangkuriang II sendiri untuk menghindari kedekatan genetik pada ikan lele sangkuriang I seingga benih yang dihasilkan (lele sangkuriang II) harus benar-benar berkualitas.

Sukabumi, H. Sarifin selaku kepala BBPBAT mengatakan, lele sangkuriang II merupakan generasi hibrida, yangmana varian jenis ini tidak dapat dijadikan indukan melainkan hanya dijadikan sebagai benih unggulan saja. Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa lele sangkuriang mampu tumbuh 10% lebih cepat dibandingkan dengan lele sangkuriang I.

Keunggulan lain yang dimiliki Lele sangkuriang II adalah  masa panen yang lebih pendek, dimana lele sangkuriang II hanya membutuhkan 2,5 bulan saja untuk bisa panen, sedangkan lele sangkuriang I membutuhkan waktu 3 bulan untuk dapat di panen.

Mengenal Ikan Lele Sangkuriang Lebih Dekat

Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah

Taryono.com - Pada artikel Cara Mudah Ternak Lebah Madu di Pekarangan Rumah banyak yang bertanya mengenai bagaimana Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah agar mau datang dan menempati rumah yang telah disediakan. Untuk memanggil lebah liar sendiri dapat dikatakan gampang-gampang susah, karena terdapat teknik-teknik tersendiri agar lebah liar mau datang secara sukarela kedalam glodok yang telah disiapkan sebelumnya.

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam proses pemanggilan lebah adalah lingkungan yang mendukung. Dimana pada lingkungan tersebut setidaknya terdapat sumber makanan yang cukup berupa nektar serta pollen. Perhatikan juga lingkungan sekitar apakah dijumpai kloni lebah di tempat tersebut.

Langkah selanjutnya adalah membuat rumah yang kelak akan ditinggali kloni lebah atau sering disebut dengan istilah glodok. Bahan yang paling bagus untuk membuat glodok adalah kayu glugu, dimana ketebalan kayu yang baik untuk dibuat glodok adalah 2 cm guna menjaga suhu didalam glodok agar tetap hangat. Namun jika kamu hendak menggunakan kayu bekas maka perlu diperhatikan apakah pada kayu tersebut terdapat bekas oli, cat atau bahan kimia lainya yang dapat berbahaya bagi lebah. Jika ada kamu dapat membersihkannya dengan cara merendamnya menggunakan air.
Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah
Glodok Lebah Madu (pic:www.bushfarms.com)
Kemudian setelah kayu terkumpul, buatlah glodok berbentuk balok dengan bagian atasnya yang diberi engsel agar mudah untuk dibuka tutup. Selanjutnya buatlah beberapa lubang dengan diameter 1-2 cm pada sisi samping glodok sebagai akses keluar masuk kloni lebah. Untuk mempermudah dalam pemanggilan lebah, sangat disarankan untuk mengolesi glodok dengan malam bekas perasan madu atau menggunakan malam dari sisiran madu tua yang telah kosong guna memunculkan aroma khas lebah pada glodok.

Setelah glodok siap, selanjutnya tempatkan glodok pada tempat yang tepat. Dimana lebah sendiri sangat menyukai tempat dengan suasana yang teduh serta tidak panas seperti di teras belakang rumah atau dekat dengan pohon. Untuk mnghindari hewan pengganggu seperti semut dan tokek masuk kedalam glodok sebelum lebah datang, kamu dapat mengatasinya dengan cara mengoleskan vaselin pada tiang penyangga glodok untuk semut. Sedangkan untuk tokek dapat dihiindari dengan cara meminimalkan ukuran lubang pada glodok tempat lebah keluar masuk, yang bertujuan supaya tokek tidak dapat masuk kedalam glodok.

Jika semua persiapan diatas telah selesai dikerjakan, maka hal selanjutnya yang harus dikerjakan adalah menunggu lebah untuk datang. Biasanya lebah liar akan mencari sarang barunya pada musim pemecahan kloni yang terjadi pada pertengahan atau pada akhir musim bunga. Selain itu lebah juga akan berpindah dari sarang lamanya jika ketersediaan pakan di lingkungan yang ditinggali lebah telah menipis. Biasanya proses ini membutuhkan waktu antara 2-8 bulan.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah. Semoga anda bisa lebih memahami Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah dan berhasil untuk menerapkannya. Semoga Bermanfaat.

Cara Memancing Lebah Madu Liar dengan Mudah

Cara Mengobati Mencret Pada Kambing

Taryono.com - Salah satu masalah yang siring dialami oleh peternak kambing adalah ganguan pencernaan/diare yang dialami oleh kambingnya. Mencret pada kambing sendiri dapat terjadi karena beberapa fakor, antara lain faktor pergantian pakan atau pola makan yang mendadak, faktor cuaca, kualitas dan kuantitas pakan, faktor infeksi mikroorganisme, faktor kuman berupa Escherichia coli, serta faktor asdosis rumen. Namun dari beberapa faktor tadi, faktor pergantian pakan atau pola makan merupakan faktor penyebab paling sering kambing mengalami diare.

Gejala Kambing Terkena Diare

  • Kambing terlihat Lemah dan pucat.
  • Kambing terlihat stres.
  • Kotoran kambing menjadi berwarna hijau muda, hijau mengkilap, hijau kemerahan, kuning, ataupun hijau kehitaman.
  • Kulit dingin dan lembab.
  • Dehidrasi, dimana jika kulit kambing dicubit maka kulit yang dicubit tadi akan  tetap berdiri atau kembali secara perlahan.
  • Mata terlihat cekung. 

Mengatasi Diare Pada Kambing


Pada dasarnya untuk menghindarkan kambing dari masalah diare/mencret adalah dengan menerapkan pola pemberian pakan yang teratur, jaga selalu kebersihan pada kandang. Selain itu pemberian nutrisi  seperti pemberian ramuan herbal untuk meningkatkan nafsu makan juga sangat diperlukan untuk menjaga kondisi kambing tetap sehat. Handari juga memberi pakan kambing berupa dedaunan hijau yang baru saja dipupuk, daun yang masih muda, serta kacang-kacangan secara berlebihan.

Mengobati kambing yang diare atau mencret
  1. Menggantikan cairan tubuh yang hilang serta menyeimbangkan kembali kandungan elektrolit (kandungan garam) pada tubuh kambing.
  2. Sangat disarankan untuk memberi pakan yang memiliki kandungan serat yang tinggi seperti daun jambu biji, daun buni serta ataupun daun bambu muda
  3. Bisanya para petani mengatasi diare pada kambingnya dengan cara memberi pakan kambing berupa arang. Caranya adalah dengan mengambil arang kayu ataupun arang rumput secukupnya, kemudian masukan arang tadi kedalam mulut kambing melalui mulut bagian samping untuk menghindari gigitan pada kambing. Pemberian arang sendiri dilakukan minimal selama 3-5 hari, untuk memastikan bahwa kambing benar dalam keadaan sudah sembuh. Arang sendiri pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan pada kambing
  4. Selain kedua cara diatas para peternak kambing juga sering menggunakan jamu sebagai media penyembuh masalah diare pada kambing. Caranya adalah dengan mencampurkan 5 lembar daun jambu biji, 2 sendok makan garam dapur serta 1 gelas air kelapa secara merata. Kemudian berikan 1/3 gelas jamu tadi kepada kambing selama 3 hari berturut-turut.
  5. Selain dengan cara herbal, peternak juga dapat menggunakan antibiotik berupa neomycine, spectinomycine, tetracyline, chloramphenicol atau obat sulfat sebanyak 5-10 mg/kg dari berat kambing sebanyak dua kali sehari.

Masalah diare sendiri pada dasarnya akan terus terjadi pada kambing, terutama pada kambing yang masih berumur muda. Untuk itu para peternak kambing harus memahami bagaimana melakukan diagnosis serta melakukan tindakan yang tepat saat kaming terkena diare/mencret untuk menghindari terjadinya kematian pada kambing. Demikianlah ulasan mengenai Cara Mengobati Mencret Pada Kambing. Semoga Bermanfaat.

Cara Mengobati Mencret Pada Kambing

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina - Salah satu hal yang harus diperhatikan jika berencana membudidaya ikan hias adalah cara membedakan jenis kelaminnya. Ada beberapa jenis ikan yang tergolong sulit untuk membedakannya, contohnya ikan arwana. Dimana untuk membedakan ikan ini kita harus jeli dan teliti untuk membedakannya, karena antara ikan arwana jantan dan ikan arwana betina memiliki ciri-ciri yang hampir sama.
Berbeda dengan ikan arwana, ikan jenis cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah untuk diidentifikasi jenis kelaminnya serta tergolong mudah untuk dibudidayakan. Meskipun begitu pada usia dini ikan cupang sangat sulit diidentifikasi jenis kalaminnya, karena pada usia tersebut masih belum terlihat jelas bentuk tubuhnya.

Membedakan Cupang Jantan dan Cupang Betina

 

Ciri-Ciri Cupang Jantan

 

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina
Ciri-ciri Ikan Cupang Jantan
  1. Memiliki bentuk tubuh yang langsing.
  2. Memiliki ekor serta sirip yang Panjang.
  3. Cupang jantan memiliki gerakan yang lincah.
  4. Tidak memiliki lubang telur.
  5. Memiliki warna cerah dan sangat cantik.

 

Ciri-Ciri Cupang Betina

 

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina
Ciri-ciri Ikan Cupang Betina

 

  1. Memiliki bentuk tubuh yang gempal.
  2. Ekor dan sirip relatif pendek.
  3. Cupang betina memiliki gerakan yang lambat.
  4. Memiliki lubang telur berwarna putih.
  5. Memiliki warna yang pucat dan kurang menarik.

Memang untuk bisa membedakan antara ikan cupang jantan dan cupang betina tidak begitu membutuhkan ketelitian kusus, karena jenis kelamin ikan cupang bisa langsung terlihat dengan melihat ciri-ciri diatas. Demikianlah ulasan mengenai Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina Semoga dapat bermanfaat.

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Cara Mudah Merawat ikan Hias Air Laut
Taryono.com - Jenis ikan air tawar yang itu-itu saja barangkali membuat anda sebagai pecinta ikan hias menjadi bosan. Jika hal ini terjadi pada anda, cobalah beralih ke ikan hias air laut. Dimana kita ketahui bahwa, jenis ikan air laut memiliki banyak sekali jenis dan memiliki bentuk yang unik dan indah. Selain ikan anda juga dapat memanfaatkan air laut didalam aquarium untuk memelihara karang, ubur-ubur, serta kuda laut sebagai media peghias.
Namun untuk memelihara ikan serta hewan air asin lainnya, tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Kerena ikan dan karang sangat sensitif terhadap linkungannya, baik itu kebersihan air, pH air, ataupun kecocokan dengan penghuni akuarium lainnya. Maka dari itu diperlukan perhatian khusus untuk memelihara dan merawat ikan ataupun karang didalam aquarium. dan berikut ini merupan cara merawat ikan hias air laut.

Cara Merawat dan Memelihara ikan Hias Air Laut


Setup Lingkungan Pada Akuarium
Sebelum memulai memelihara ikan hias air laut, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah menyetel lingkungan pada akuariun agar dapat ditinggali oleh ikan dan trumbu karang. Pertama masukan air kedalam akuarium serta lengkapilah dengan pompa air sebagai media sirkulasi. Diamkan air selama 3 – 4 minggu untuk mendapatkan keadaan air mendekati aslinya. Pada 3-4 minggu ini usahakan jangan memasukan ikan terlebih dahulu, hal ini dilakukan untuk menghindari kematian pada ikan hias. Setelah itu tambahkan pula kerikil pada dasar akuariun sebagai media penyimpanan kotoran ikan.

Aklimatisasi Ikan
Untuk memelihara ikan air laut sangatlah berbeda dengan memeliara ikan air tawar. Diperlukan perhatian ekstra untuk menjaga kelangsungan hidup ikan yang dipelihara. Ketika pertama baru dibeli, jangan langsung memasukan ikan kedalam akuarium, karena diperlukan pengaturan suhu air terlebih dahulu. Setelah itu masukan ikan hias yang masih ada didalam plastik kedalam akuarium selam 20 menit. Lalu buka plastik dan masukan sedikit air akuarium lalu biarkan selama 10 menit. Selanjutnya ikan baru bisa dilepas didalam akuarium.

Penggunaan Tumbuhan Laut Hidup
Cara Mudah Merawat ikan Hias Air Laut
Tumbuhan Laut
Selain indah, tumbuhan laut juga dapat dimanfaatkan sebagai penjaga kualitas air didalam akuarium. Tumbuhan laut sendiri berfungsi sebagai media untuk mengurangi kandungan nitrat didalam air serta sebagai tempat bermain ikan hias. Beberapa tanaman laut yang sesuai dimasukan kedalam akuarium seperti Rumput Jarum (Chaetomorpha), Anggur Hijau serta Asam (Caulerpa Sertularioides).

Hindari Memelihara Ikan Laut Terlalu Banyak
Sesuaikanlah jumlah ikan yang dipelihara didalam akuarium. Jika akuarium yang dimiliki memiliki ukuran yang kecil jangan sekali-kali mencoba memasukan banyak ikan kedalamnya. Karena hal ini akan menyebabkan penurunan kualitas air dan pada akhirnya membuat ikan didalam akuarium menjadi lebih mudah untuk mati.

Pemberian Pakan Ikan
Pemberian pakan pada ikan air laut haruslah diperhatikan, karena jika pakan terlalu berlebihan maka dapat mempengaruhi kualitas air. Sebaiknya berikanlah pakan 1 kali saja setiap harinya (lebih baik kurang dari pada berlebih).

Pelihara ikan Jambing
Ikan jambing (lawnmower blenny)  dapat dimanfaatkan untuk membersihkan batu atau pasir didasar akuariun dari lumut. Peliharalah ikan jambing satu atau dua ekor berukuran kecil saja, karena jika ikan jambing berukuran besar akan dapat membuat pasir atau batu kecil didalam akuarium menjadi berantakan.

Menjaga Kondisi Air Laut didalam Akuarium
Perhatikanlah suhu air didalam akuarium, suhu air yang baik bagi ikan laut adalah sekitar dibawah 25 derajat celcius. Selain itu perhatikan pula tingkat pH serta garam didalam air, kamu dapat menggunakan kertas lakmus atau pH meter untuk mengeceknya. Jika pH terlalu rendah tambahkanlah obat Kalkwasser. Sedangkan untuk mengetahui kadar garam didalam air dapat menggunakan alat Hydrometer.
Untuk mengurangi kadar amonia didalam air kamu dapat menambahkan protein skimmer kedalam air. Selain untuk mengurangi kandungan ammonia didalam air, protein skimmer juga dapat berfungsi sebagi penjaga kualitas air laut. Lalu untuk mencegah atau menghilangkan jamur dan bakteri, kamu dapat menggunakan formula untuk menyesuaikan keasaman didalam air.

Mengganti Air laut Secara Rutin
Air laut didalam akuarium dapat diganti selama 2 minggu sekali sebanyak 20%, sedangkan 50% setiap sebulan sekali. Gunakan air laut untuk mengganti air didalam akuarium, kamu dapat membeli air laut di toko ikan hias seharga 300/liternya. Kemudian untuk mengganti air laut yang menguap, kamu dapat menggantinya dengan menambahkan air tawar. Karena saat proses penguapan, hanya air saja yang menguap sedangkan garam masih tertinggal didalam akuarium.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Mudah Merawat ikan Hias Air Laut. Semoga anda bisa lebih memahami cara merawat ikan hias air laut dengan baik dan benar. Semoga Bermanfaat.

Cara Mudah Merawat ikan Hias Air Laut