Wednesday, February 14, 2018

Cara Menyimpan Madu yang Benar

Menyimpan Madu yang Benar
Cara Menyimpan Madu yang Benar

Taryono.com - Madu adalah sebuah cairan kental yang menyerupai sirup namun madu memiliki rasa yang lebih manis, madu dihasilkan oleh lebah yang diambil dari nektar bunga. madu memiliki sejuta manfaat bahkan madu telah lama digunakan pada ratusan tahun yang lalu utnuk mengatasi berbagai masalah penyakit pada kala itu dan bahkan sampai saat ini madu masih digunakan untuk media penyembuhan penyakit secara alami. Selain itu madu juga telah terbukti bermanfaat bagi kecantikan. Untuk mengetahui berbagai manfaat yang dimiliki madu lainnya dapat membaca artikel 8 Manfaat Madu Bagi Kesehatan.

Hal ini membuktikan bahwa madu merupakan salah satu obat alami yang baik dikonsumsi tubuh manusia. Namun untuk bisa mendapatkan manfaat madu secara maksimal, kita tidak bias meminum madu secara sembarangan. Ada beberapa cara untuk bias mendapatkan manfaatmadu secara maksimal, selain itu kualitas madu juga harus dijaga, dengan cara menyimpannya dengan cara yang benar. Berikut penjelassannya


Cara Menyimpan Madu yang Benar


  • Jangan menaruh madu di tempat terbuka atau tanpa wadah, karena madu memiliki sifat higroskopis yang akan meningkatkan kadar air dalam madu jika disimpan ditempat terbuka. Jika kadar air meningkat kualitas madu juga akan menurun, karena kekentalan madu menjadi berkurang. Selain itu menyimpan madu pada tempat terbuka, juga meningkatkan kemungkinan masuknya kuman / bakteri kedalam madu.
  • Madu merupankan salah satu cairan yang sangat rentan menyerap bau-bauan, oleh sebab itu hindarilah menaruh madu dari benda-benda yang memiliki bau yang tajam.
  • Tempat penyimpanan madu yang baik adalah menggunakan kemasan yang terbuat dari plastick atau berbahan dari gelas. Serta usahakan tidak menyimpan madu didalam kemasan yang terbuat dari logam, karena hal ini dapat menimbulkan reaksi kimia yang bisa saja merusak kualitas dari madu itu sendiri.
  • Untuk mengatur suhu madu, Simpan madu yang telah dimasukan ke wadah tadi, ke tempat yang relatif gelap atau setidaknya tidak terkena sinar matahari langsung. Jika hal ini diterapkan, kemungkinan besar madu akan bisa bertahan hinga bertahun-tahun lamanya.
  • Jika perlu simpanlah madu didalam kulkas, hal ini dilakukan untuk menghindarkan madu dari organisme yang dapat mengurangi kualitas madu.
  • Jika madu mengkristal saat disimpan didalam lemari es, kamu dapat menghangatkan madu dengan cara merendam wadah madu kedalam air panas hingga madu mencair. Tenang dengan cara ini tidak akan mengurangi kualitas madu.

Madu jika disimpan dengan cara yang baik dan benar maka akan menjaga kualitas madu itu sendiri, jadi jaga madu yang kamu miliki dengan benar. Serta konsumsilah madu secara teratur karena madu memiliki sejuta manfaat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Read More

Tuesday, February 13, 2018

Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Taryono.com - Salah satu hal yang harus diperhatikan jika berencana budidaya ikan hias adalah cara membedakan jenis kelaminnya. Ada beberapa jenis ikan yang tergolong sulit untuk membedakannya, contohnya ikan arwana. Dimana untuk membedakan ikan ini kita harus jeli dan teliti untuk membedakannya, karena antara ikan arwana jantan dan ikan arwana betina memiliki ciri-ciri yang hampir sama.
Berbeda dengan ikan arwana, ikan jenis cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah untuk diidentifikasi jenis kelaminnya serta tergolong mudah untuk dibudidayakan. Meskipun begitu pada usia dini ikan cupang sangat sulit diidentifikasi jenis kalaminnya, karena pada usia tersebut masih belum terlihat jelas bentuk tubuhnya.

Membedakan Cupang Jantan dan Cupang Betina


Ciri-Ciri Cupang Jantan

  1. Memiliki bentuk tubuh yang langsing.
  2. Memiliki ekor serta sirip yang Panjang.
  3. Cupang jantan memiliki gerakan yang lincah.
  4. Memiliki warna cerah dan sangat cantik.

Ciri-Ciri Cupang Betina

  1. Memiliki bentuk tubuh yang gempal.
  2. Ekor dan sirip relatif pendek.
  3. Cupang betina memiliki gerakan yang lambat.
  4. Memiliki warna yang pucat dan kurang menarik.

Memang untuk bisa membedakan antara ikan cupang jantan dan cupang betina tidak begitu membutuhkan ketelitian kusus, karena jenis kelamin ikan cupang bisa langsung terlihat dengan melihat ciri-ciri diatas. Semoga bermanfaat.
Read More

Monday, February 12, 2018

Perbedaan cupang hias dan cupang adu

Perbedaan cupang hias dan cupang adu
Perbedaan cupang hias dan cupang adu

Taryono.com - Ikan Cupang memiliki nama latin Betta Splendens, merupakan ikan yang memiliki bentuk dan warna yang sangat bagus, sehingga tidak heran banyak orang yang tertarik untuk memiliki ikan ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat tertarik untuk memelihara ikan ini. 
Kepopuleran ikan ini di Indonesia tidak bisa lepas dari kemampuan ikan cupang dalam beradu. Hal ini menjadi salah satu daya Tarik tersendiri bagi para penggemar ikan cupang di Indonesia. Tapi apakah kamu tahu bahwa ikan cupang untuk adu itu berbeda dengan ikan cupang hias. 

Bagi para penggemar ikan cupang sejati pasti akan langsung mengetahui apakah ikan cupang tersebut ikan adu atau ikan hias. Namun berbeda dengan para pemula dalam memeliara ikan cupang, mereka pasti akan sedikit kesulitan dalam membedakannya. Karena cupang hias dan cupang adu tidak bisa dibedakan dari spesiesnya. Ada beberapa ciri khusus yang membedakannya.
Saat ini sendiri kebanyakan ikan cupang yang beredar dipasaran merupakan cupang hasil silang dari kelompok Splendens Complex. Kelompok ini terdiri dari 5 spesies, diantaranya Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Silangan dari Splendens Complex menghasilkan banyak sekali varian. Di Indonesia sendiri serta negara-negara Asia Tenggara lainnya, ikan cupang  tersebut dikelompokkan menjadi cupang hias dan cupang adu.


Ciri-Ciri Cupang Adu

  1. Memiliki gerakan yang agresif.
  2. Ketika melihat musuh, ikan akan bereaksi dan sirip pada cupang adu akan mengembang penuh. Hal ini berarti ikan cupang tersebut memiliki mental yang bagus untuk beradu.
  3. Bentuk tubuh cupang adu terlihat sangat kokoh, lebar dan tinggi. Ikan cupang adu memiliki ukuran tubuh dari leher sampai ekor yang sama, hanya pada bagian ekornya saja yang sedikit mengecil.
  4. Memiliki bibir yang agak lebar. Mulut cupang adu tidak menganga melainkan mengatup. Jika diperhatikan pada bagian bawah bibir terdapat bitnik-bintik putih seperti gigi yang runcing.

Ciri-ciri Cupang Hias

  1. Memiliki gerakan yang tenang dan angun.
  2. Jika bertemu dengan musuh, maka cupang hias akan mengembangkan seluruh siripnya yang indah.
  3. Memiliki warna bulu yang cerah, dimana warna-warna ini sangatlah mencolok dan sangat indah.
  4. Memiliki bentuk sirip tulang yang khas dan sirip serta ekornya yang menjumbai Panjang.

Itulah tadi beberapa perbedaan antara cupang hias dengan cupang adu. Jika anda ingin mendapatkan ikan cupang adu anda dapat membeli ikan cupang dengan jenis spesies Betta splendens, Betta imbellis, Betta mahachai dan variasi silangan-silangannya. Kontes cupang adu sendiri banyak digemari dan digelar di negara-negar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Read More

Sunday, February 11, 2018

Cara Mengkonsumsi Madu Yang Baik dan Benar

Cara Mengkonsumsi Madu Yang Baik dan Benar
Cara Mengkonsumsi Madu Yang Baik dan Benar

Taryono.com - Madu Merupakan cairan kental yang menyerupai sirup, namun madu memiliki rasa yang lebih manis.madu dihasilkan oleh lebah yang diambil dari nektar bunga. madu memiliki sejuta manfaat bahkan madu telah lama digunakan pada ratusan tahun yang lalu untuk mengatasi berbagai masalah penyakit. Selain sebagai media untuk menyembuhkan penyakit, madu juga banyak dimanfaatkan beberapa produsen produk kecantikan untuk ditambahkan kedalam produknya.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk secara rutuin meminum madu, bahkan manfaat madu juga tercantum dalam kitab umat islam yaitu Al Quran yang berbunyi.
“Dan Tuhanmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia (peternakan lebah). Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. [QS. An-Nahl: 68-69]
Hal ini membuktikan bahwa madu merupakan salah satu obat alami yang baik dikonsumsi tubuh manusia. Namun untuk bisa mendapatkan manfaat madu secara maksimal, kita tidak bias meminum madu secara sembarangan. Ada beberapa cara untuk bias mendapatkan manfaatmadu secara maksimal, dan berikut caranya.

Cara mengkonsumsi Madu yang Benar


Sebelum meminum madu, sebaiknya pastikan terlebih dahulu bahwa madu yang akan kita minum merupakn madu asli, karena saat ini sangat banyak sekali madu palsu yang terlihat asli beredar luas. Untuk bisa mengetahui madu yang kita minum asli atau tidak, kamu dapat membaca artikel berikut ini : Cara Mudah Membedakan Madu Murni dan Campuran Secara Akurat
Waktu yang paling baik untuk menginsumsi madu adalah pada waktu pagi hari sebelum sarapan dan malam hari sebelum tidur. Madu yang dikonsumsi pada pagi hari dapat menghindarkan seseorang dari penyakit maag, karena madu dapat berfungsi sebagai dinding pelapis lambung. Sehingga presetase terkena penyakit maag sangat kecil. Namun selain kedua waktu tersebut, madu juga dapat dikonsumsi dan tidak sedikitpun mengurangi manfaatnya.

Banyak orang saat ini yang salah dalam mengonsumsi madu, dimana orang-orang memakai madu dengan dicampurkan dengan berbagai makanan untuk diambil rasa manisnya saja. Meskipun tidak menimbulkan bahaya, namun cara ini bisa mengurangi manfaat dari madu itu sendiri. Selain itu banyak juga orang yang mengonsumsi madu disaat perutnya terisi (Sehabis makan). Jika hal ini dilakukan maka nutrisi yang ada didalam madu tidak dapat diserap tubuh dengan baik, karena madu jadi tidak berinteraksi penuh dengan enzim perut.

Untuk mengonsumsi madu sangat dianjurkan untuk meminumnya secara langsung, namun jika kamu kurang suka, kamu dapat mencampurkannya dengan air hangat. Caranya adalah dengan menyiapkan air yang tidak panas dan tidak pula dingin, karena hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada madu. Setelah itu tuangkan 2-3 sendok madu kedalam air hangat tadi dan aduk menggunakan sendok yang terbuat dari plastik, dan usahakan untuk tidak menggunakan sendok yang terbuat dari logam, karena hal ini dapat merusak unsur-unsur penting didalam madu.

Minumlah secara teratur setiap hari untuk membatu kita dalam melawan berbagai serangan penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh. Demikian artikel mengenai Cara mengkonsumsi Madu yang baik dan benar. Jadi jaga selalu kesehatan tubuh anda dengan mengonsumsi makanan yang terbukti bermanfaat bagi tubuh anda.

Read More

Saturday, February 10, 2018

Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging

Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging

Taryono.com - Ternak kambing tidak sepesat ternak domba, kecuali untuk kambing perah. Walaupun demikian kambing merupakan salah satu hewan tertua yang dijinakkan oleh manusia sebagai hewan peliharaan, guna diambil daging atau susunya.  Meskipum gampang untuk dijinakan, namun kambing dapat dengan mudah untuk menjadi liar kembali.
Kambing lebih cerdik, bebas dan mempunyai kemampuan berkelahi serta penjagaan diri yang lebih baik jika dibandingkan dengan domba, bersifat riang gembira. Beberapa bangsa kambing mempunyai jenggot, dan ada yang mempunyai tambahan kulit yang terdapat menggantung di sisi bagian atas leher di bawah telinga yang disebut ”klojes”. Kambing jantan mengeluarkan bau yang khas atau orang jawa sering menyebutnya prengos.
Pada umumnya semua kambing adalah binatang pegunungan yang hidup di lereng-lereng bukit sampai lereng- lereng yang curam.
Kambing yang ada sekarang diperkirakan diturunkandari 4 jenis kambing liar, yaitu:

  • Capra hircus, berasal dari daerah diantara Pakistan dan Turki.
  • Capra falconeri, berasal dari daerah sepanjang Kashmir.
  • Capra prisca, berasal dari daerah sepanjang Balkan.


Jenis Kambing Pedaging


Dari ke-tiga jenis kambing liar tersebut sekarang kita mengenal beberapa jenis kambing yang tersebar hampir di seluruh dunia. jenis-jenis  tersebut diantaranya adalah:

Kambing asli Indonesia
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Kacang

Dari mana asal usul kambing di Indonesia sendiri masih tidak diketahui dengan jelas. Yang terbanyak adalah kambing-kambing kecil, pendek dengan propil lurus, sering juga disebut kambing Kacang atau kambing Jawa. Kambing ini memiliki ciri ,Kepala ringan dan kecil telinga pendek, baik jantan maupun betina bertanduk.
Pertumbuhan tanduk  kurang subur, pada jantan mencapai 10 Cm, pada betina mencapai 8 Cm, sedangkan jarak antara kedua pangkal tanduk kira-kira 3 Cm. Yang betina rambutnya pendek, pada yang jantan panjang-panjang, Warna bulu bervariasi ada yang putih, hitam atau coklat. Produksi susu mencapai 500 Ml perhari. Merupakan sumber daging yang lezat bagi masyarakat Indonesia. 

Kambing Etawa
Kambing ini berasal dari Jamnapari, India. Kambing etawa memiliki warna bulu yang bervariasi belang antara putih-hitam, colkat-putih atau merah. Hidung melengkung, rahang bawah lebih menonjol, baik yang jantan maupun yang betina bertanduk, telinga panjang terkulai. Kaki panjang berbulu panjang padabelakang kaki. Mempunyai lipatan kulit. Produksi susu bisa mencapai 3 liter per hari.

Kambing Jawarandu Atau Peranakan Etawa
Kambing jenis ini merupakan persilangan natara Kambing Etawa dengan kambing Kacang, dan terdapat tersebar hampir di seluruh Jawa Tengah, Jawa Timmur dan Jawa Barat.
Sifat dari kambing jawarandu sendiri merupakan perpaduan antara Kambing Etawa dan Kambing Kacang. Perbedaan yang jelas antara Kambing Etawa dengan kambing Jawarandu terlihat pada libido-sexualisnya. Kalau kambing Etawa  jantan dengan betina dicampur, tidak akan timbul kegaduhan antara mereka, tetapi sebaliknya, kambing Jawarandu pasti akan menimbulkan kegaduhan. Produksi susu dapat mencapai 1 – 1,5 liter per hari.  Kambing ini merupakan sumber daging dan susu. 

Kambing Kecobong (Kambing Hitam Kecobong)
Kambing Kecobong merupakan hasil persilanganantara Kambing Indis (Etawa) denga kambing lokal (kambing Kacang, kemudian diseleksi oleh petani secara turun temurun, akhirnya terjadi keseragaman warna bulu hitam, oleh karena itu disebut dengan ”Kambing Hitam”.
Kambing kecebong jantan memiliki berat badan antara 30-40 Kg, sedangkan kambing kecebon betina memiliki berat badan antara 25-30 Kg. Kambing ini sebagain besar berkembang di Kabupaten Purbalingga, banyumas dan sekitarnya.

Kambing Saanen
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Saanen

Berasal dari lembah Sdaanen di Swiss. Warna bulu putih tahu cream. Baik jantan maupun betina bertanduk. Dahi lebar, telinga sedang dan tegak. Kaki lurus dan kuat. Termasuk type susu.

Kambing Toggenburg
Berasal dari Tibet. Warna bulu bermacam-macam. Kepala besar dengan mata kecil, leher pendek, telinga lebar. Baik jantan maupun betina bertanduk. Berat badan dapat mencapai 60 Kg. Juga menghasilkan  bulu untuk permadani.
besar dan berdiri tegak. Ambingnya sangat besar dan  simetris. memiliki Tipe susu yang baik. 

Kambing Nubian

Berasal dari Nubia (Afrika). Warena bulu hitam, merah atau putih. Tidak bertanduk, telinga terkulai. Yang jantan berjenggot. Persilangan dengan kambing di Inggris menjadi Anglo-Nubian yang besar denga tanda-tanda yang hampir sama dengan kambing Nubian

Kambing Angora
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Angora

Berasal dari Turki, warna putih. Baik jantan maupun betina bertanduk. Telinga rebah. Bulu lebat dan panjang, terkenal dengan istilah “Mohar”. Berat badan bisa mencapai 80 Kg

Kambing Kashmir.
Berasal dari Tibet. Warna bulu bermacam-macam. Kepala besar dengan mata kecil, leher pendek, telinga rebah. Baik jantan maupun betina bertanduk. Berat badan dapat mencapai 60 Kg. Juga menghasilkan  bulu untuk permadani.

Read More

Friday, February 9, 2018

Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula
Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula

Taryono.com - Salah satu ikan air tawar yang memiliki potensi besar untuk dibudidayakan adalah ikan gurame. Ikan gurame sendiri merpakan jenis ikan yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, mungkin karena ikan ini memiliki rasa daging yang enak dan tebal. Meskipun tergolong banyak peminatnya, namun nyatanya peterak dari ikan gurame sendiri masih sagat sedikit. Padahal ikan ini memiliki harga pasaran yang relative tinggi dan beranjak meningkat.

Meskipun untuk membudidayakan ikan gurame ini membutuhkan waktu yang tergolong lama, namun hampir semua faktor untuk membudidayakan ikan gurame saat ini sudah memadai. Dari data dan informasi mengenai tata acara membudidayakan ikan gurame yang mudah didapat, Ketersediaan pakan yang melimpah, serta ketersediaan bibit unggul. 

Nah jika anda adalah seseorang yang berniat unuk membudidayakan ikan gurame namun tidak memiliki lahan yang cukup luas, anda dapat memanfaat media terpal sebagai kolam ikan gurame. Namun perlu diingat jika kolam yang anda miliki tidak terlalu luas, jangan sekali-kali memaksakan memasukan bibit ikan dalam jumlah yang besar, karena hal ini dapat menghambat laju pertumbuhan dari ikan gurame. Umumnya dengan ukuran kolam 1 m2 dan kedalaman 90 cm dapat menampung sebanyak 10 ikan dengan bobot 2,5 ons saja.


Cara Ternak Ikan Gurame Agar Cepat Besar


Lokasi Kolam
Gurame merupakan salah satu ikan yang dapat hidup diberbagai tempat, namun tetap saja kodisi lahan seperti kondisi tanah, keasaman air, suhu air, serta oksigen sagat berpengaruh terhadap laju pertumbuhan dari ikan gurame. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat melakukan pemilihan lokasi ikan gurame, antara lain :
  • Air didalam kolam memiliki ketinggian antara 20-500 m dpl
  • Suhu 25-28 c
  • Ph antara 6,5 – 7 dengan kesadahan 7 HD
  • Jika menggunakan kolam tanah, usahakan tanah berstektur liat yang gembur dengan kandungan pasir 35 %.
  • Air yang kaya mineral serta zat hara.
  • Ketersediaan oksigen yang memadai didalam air kolam.

Persiapan Kolam Ikan Gurame
Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula
Kolam Terpal Ikan Gurame

Pada pembahasan kali ini Taryono.com hanya akan membahas mengenai pembuatan kolam yang terbuat dari terpal saja. Selain hemat hemat tempat, kolam terpal juga telah terbukti sangat efektif sebagai sarana budidaya ikan air tawar. Berikut proses pembuatan kolam terpal :
  1. Pembuatan kolam terpal depat dilakukan dengan megalilah tanah sedalam 90 cm, dan selanjutnya pasang Terpal pada lubang tersebut.
  2. Atau kolam terpal juga dapat dibuat dengan cara menaruh terpal diatas tanah, dengan penyangga / kerangka yang terbuat dari kayu atau besi, yang selanjutnya terpal dirangkai menyerupai bak. Pembuatan kolam jenis ini sangatlah menguntungkan bagi petani, karena dalam proses pembersihan model kolam ini relatif cukup mudah dan efisien.

Perlu diingat bahwa bahan Terpal memiliki kandungan kimia yang berbahaya bagi ikan gurame, untuk itu sebelum pembuatan kolam sebaiknya bahan terpal dicuci terlebih dahulu sampai bersih.

Pemilihan Benih Ikan Gurame
Untuk mendapatkan hasil yang mkasimal dalam budidaya ikan gureme, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan bibit yang berkualitas. Pilihlah bibit ikan gurame yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Jika ada belilah bibit ikan dari petani yang terpercaya.
  • Benih gurame yang sehat biasanya memiliki gerakan yang aktif dan lincah.
  • Pada umumnya pada siang hari ikan gurame akan bergerombol.
  • Bibit gurame memiliki sisik yang mengkilap.
  • Benih ikan gurame tidak tampak cacat.
  • Usahakan cari bibit yang memiliki ukuran yang hampir sama, hal ini dilakukan guna memudahkan peternak untuk pemberian pakan serta meudahkan dalam perhitungan luas kolam.

Jika anda baru mau mulai mencoba membudidayakan ikan gurame, sangat disarankan untuk membeli bibit ikan gurame yang memiliki ukuran sekitar 5 cm keatas. Meskipun harga bibit dengan ukutan seperti itu memiliki harga yang relatif mahal, namun kemungkinan besar harapan keberhasilan dalam budidaya ikan gurame cukup tinggi dibandingkan dengan bibit ikan gurame yang masih kecil.

Pendederan Ikan Gurame
Sebelum memasukan bibit ikan gurame kedalam kolam, pastikan terlebih dahulu bahwa kolam telah terhindar dari zat-zat  berbahaya dan penyakit. Untuk menghindari hal tersebut terjadi, lakukanlah penaburan garam sebanyak 2 ons/m3 kedalam kolam. Serta priksalah terlebih dahulu apakah bibtit gurame yang akan dimasukan kedalam kolam dalam keadaan yang sehat.
Sebelum bibit ikan gurame benar-benar dimasukan kedalam kolam, sebaiknya benih terlebih dahulu diadaptasikan dengan lingkungan sekitar, supaya bibit ikan gurame tidak mengalami stres. Caranya dengan memasukan ikan gurame yang masih berada didalam plastik kedalam kolam. Tunggu hingga dinding pada plastik wadah ikan gurame mengembun. Kemudian buka plastik dan masukan bibit ikan gurame secara perlahan kedalam kolam. Hal ini dilakukan supaya ikan dapat beradaptasi dengan suhu didalam kolam.

Pemberian Pakan Ikan Gurame
Ikan gurame pada umumnya merupakan hewan herbivora atau pemakan tanaman. Namun ketika ikan gurame masih pada ukuran benih maka mereka memiliki sifat karnivora, Salah satu jenis pakan berkualitas yang baik diberikan kepada bibit ikan gurame adalah kutu air dan cacing sutra.
Ikan gurame dapat diberikan pakan sebanyak 2 kali dalam sehari menggunakan pelet yang memiliki kandungan protein sebanyak 25% - 30%. Namun jika anda tinggal didareah yang sulit untuk mendapatakn pelet, anda bisa memanfaatkan pakan berupa daun aau sayuran seperti saun keladi, daun sente, daun kangkong, daun singkong, daun papaya serta daun ubi jalar. Lalu untuk membuat ikan gurame memiliki masa pertumbuhan yang baik dapat diberikan pakan tambahan berupa dedak, ampas tahu, labu, pakan buatan, atau labu.
Sebaiknya pakan diberikan secara teratur dan berkualitas maka tingkat pertumbuhan ikan gurame akan lebih cepat. Namun perlu diingat saat memberikan pakan pada ikan gurame, jangan berlebihan. Karena jika pakan sisa dibiarkan terlalu lama didalam kolam akan membuat air didalam kolam mengandung amoniak yang bersifat racun bagi ikan.

Perawatan Kolam Ikan Gurame
Supaya ikan gurame terlindungi dari berbagai penyakit dan parasit, bersihkanlah air didalam kolam ikan gurame secara teratur. Biasaya penggantian air dilakukan seminggu sekali dengan mengganti air sebanyak 30% secara periodik. Ha ini bertujuan supaya semua kotoran dialam kolam bisa hilang dan resiko ikan terkena peyakit menjadi minim.
Read More

Thursday, February 8, 2018

15 Cara Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

15 Cara Membedakan Lovebird Jantan dan Betina
15 Cara Membedakan Lovebird Jantan dan Betina 

Taryono.com - Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang saat ini memiliki jumlah penggemar yang cukup banyak. tak hanya cantik naumun burung ini juga memiliki suara kicauan yang khas yang membuat siapa saya ang melihat burung ini akan langsung kepincut untuk memilikinya. Dengan kepopuleran burung Lovebird seperti saat ini membuat peluang berternak burung ini menjadi terbuka lebar terlebih lagi nilai jual dari burung cinta ini bisa dibilang cukup tinggi.
Salah satu hal yang harus bisa dilakukan oleh seseorang yang akan memulai bisnis budidaya lovebird ini adalah mebedakan jenis kelamin antara lovebird jantan dan betina. kerena lovebird merupakan salah satu burng yang sulit untuk dibedakan jenis kelaminya, banyak para pembudidaya pemula dan para pecinta burung ini yang kesulitan dalam membedakan mana burung jantan dan mana burung yang betina.
Meskipun sulit, namun tidak semua jenis lovebird sulut membedakan jenis kelaminnya. salah satu jenis lovebird yang cukup sulit dibedakan jenis kelaminnya adalah jenis lovebird kacamata dan lovebird non klep. meskipun relatif susah, namun tidak mustahil untuk bisa membedakan jenis kelamin lovebird. karena dengan pengamatan yang jeli terhadap sifat ataupun ciri fisik dari lovebird kita akan bisa melihat mana lovebird jantan dan mana lovebird betina.

Cara Membedakan Jenis Kelamin Lovebird


Ciri-Ciri Lovebird Jantan


  1. Paruh relatif lebih runcing.
  2. Bodi relatif ramping.
  3. Kepala lebih bulat dan rata, serta  pada bagian atas kepala berukuran lebih kecil.
  4. Memiliki bobot yang lebih ringan.
  5. Ujung ekor lebih runcing.
  6. Jika diperhatikan lovebird jantan lebih agrasif dan gesit.
  7. Pada bagian ekor berbentuk seperti huruf V.
  8. Kaki rapat saat lovebird sedang bertengger.
  9. Supit urang lebih keras.
  10. Saat birahi burung jantan akan mengangguk-angguk atau bertingkah seperti saat meloloh.
  11. Memiliki durasi ngekek yang relatif pendek.
  12.  Memiliki warna yang lebih terang.
  13. Saat proses membangun sarang, maka lovebird jantan akan terlihat pasif dan cenderung lebih sering menyuapi lovebird betina.
  14. Memiliki bobot yang lebih ringan.
  15. Saat musim kawin tiba, tulang pubis pada lovebird jantan akan terasa keras dengan jarak yang rapat saat diraba.


Ciri-Ciri Lovebird Betina


  1. Paruh relatif lebih besar dan basah.
  2. Memiliki ukuran bodi lebih besar dibandingkan lovebird jantan.
  3. Lovebird betina memiliki bentu kepala yang menonjol keatas dan berukuran lebih besar.
  4. Ujung ekor memiliki bentuk yang rata.
  5. Memiliki prilaku yang terkesan lebih tenang.
  6.  Ekor lovebird betina memiliki bentuk seperti huruf U.
  7. Saat bertengger jarak kedua kaki lovebird betina sedikit melebar atau berjarak.
  8. Supit urang lebih lebar.
  9. Saat lovebird betina birahi maka lovebird akan berprilaku mengepak-ngepakan sayapnya.
  10. Memiliki bunyi ngekek yang relatif lebih panjang.
  11. Memiliki warna yang agak kusam.
  12. Lovebird betina akan lebih aktif mencari bahan saat proses pembangunan sarang.
  13. Saat dipegang lovebird betina terkesan berbobot dan berbentuk bulat.

Demikian artikel mengenai Cara Membedakan Lovebird Jantan dan Betina Secara Akurat. Untuk bisa menebak jenis kelamin lovebird secara akurat maka sangat diperlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi. Tingkat keakuratan sediripun akan memiliki perbedaan antara peternak satu dengan peternak lainnya. Jadi semoga anda paham dengan apa yang disampaikan didalam artikel ini, serta anda juga harus mempertimbangkan ciri-ciri diatas, karena dari beberapa ciri diatas masih hal banyak yang harus pertimbangan.
Read More