Halaman

    Social Items

Manfaat Bunga Kaliandra Untuk Pakan Lebah Madu
Taryono.com - Kaliandra Merah (Calliandra calothyrsus) merupakan tumbuhan liar yang biasanya mudah ditemui di daerah sekitar hutan ataupun lereng-lereng perbukitan. Tanaman yang berasal dari Guatemala ini merupakan salah satu spesies tanaman multiguna yang bermanfaat bagi manusia serta lingkungan. Salah satunya adalah tanaman kaliandra merupakan tanaman pionir yang dapat dimanfaatkan sebagai pencegah serta pemberantas tanaman liar seperti alang-alang, gelagah serta tembelek.

Pohon ini juga memiliki akar yang mengandung bitil-bitil penyubur tanah (Leguminosa), sehingga dapat membantu dalam memperbaiki struktur tanah yang rusak. Selain itu daun dari tanaman kaliandra juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan kayunya dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar dengan mutu yang baik karena kayunya lebih cepat kering.

Pohon dari kaliandra sendiri memiliki ketingian rata-rata sekitar 3-5 meter, dengan batang kulit berwarna merah atau abu-abu yang di tutupi oleh lentisel kecil. Sistem akarnya terdiri dari akar tunjang serta akar-akar yang lebih halus dengan jumlah yang cukup banyak dan merembet ke permukaan tanah sekitar. Pohon kaliandra memiliki daun yang lunak dan terbagi mennjadi daun-daun kecil, dimana panjang daun utamanya dapat mencapai 20 cm dengan lebar 15 cm.

Pada tanaman kaliandar terdapat bunga yang mampu berbunga sepanjang tahun dengan puncaknya terjadi antara bulan januari sampai april. Dimana tanaman ini memiliki bunga yang tahan lama serta kandungan nektar yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai sumber nektar bagi peternak lebah. Selain itu madu yang dihasilkan dari nektar bunga kaliandra juga terkenal memiliki kualitas yang bagus dengan aroma yang khas.

Pada umumnya bunga kaliandra merah mekar pada sore hari pada saat matahari mulai terbenam sampai dengan pagi hari sekitar pulul 9 wib. Pada saat mekar umumnya bunga kaliandra pangkalnya akan berwarna putih serta ujungnya berwarna merah atau pink. Biasanya lebah akan mulai mengumpulkan madu dari bunga kaliandra pada saat matahari mulai terbit hingga pukul 9 wib.

Jika anda peternak lebah yang memiliki lahan yang kosong, tidak ada salahnya untuk menanam tanaman ini. Karena selain bermanfaat bagi lebah, tanaman ini juga dapat membantu dalam menyuburkan tanah serta memperindah pemandangan sekitar karena memiliki bunga yang cantik. Tanaman kaliandra sendiri dapat ditanam pada sekitar perkarangan rumah, pingir-pingir jalan, pematang sawah ataupun tangul-tanggul irigasi.

Manfaat Bunga Kaliandra Untuk Pakan Lebah Madu

Manfaat Bunga Kaliandra Untuk Pakan Lebah Madu
Taryono.com - Kaliandra Merah (Calliandra calothyrsus) merupakan tumbuhan liar yang biasanya mudah ditemui di daerah sekitar hutan ataupun lereng-lereng perbukitan. Tanaman yang berasal dari Guatemala ini merupakan salah satu spesies tanaman multiguna yang bermanfaat bagi manusia serta lingkungan. Salah satunya adalah tanaman kaliandra merupakan tanaman pionir yang dapat dimanfaatkan sebagai pencegah serta pemberantas tanaman liar seperti alang-alang, gelagah serta tembelek.

Pohon ini juga memiliki akar yang mengandung bitil-bitil penyubur tanah (Leguminosa), sehingga dapat membantu dalam memperbaiki struktur tanah yang rusak. Selain itu daun dari tanaman kaliandra juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan kayunya dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar dengan mutu yang baik karena kayunya lebih cepat kering.

Pohon dari kaliandra sendiri memiliki ketingian rata-rata sekitar 3-5 meter, dengan batang kulit berwarna merah atau abu-abu yang di tutupi oleh lentisel kecil. Sistem akarnya terdiri dari akar tunjang serta akar-akar yang lebih halus dengan jumlah yang cukup banyak dan merembet ke permukaan tanah sekitar. Pohon kaliandra memiliki daun yang lunak dan terbagi mennjadi daun-daun kecil, dimana panjang daun utamanya dapat mencapai 20 cm dengan lebar 15 cm.

Pada tanaman kaliandar terdapat bunga yang mampu berbunga sepanjang tahun dengan puncaknya terjadi antara bulan januari sampai april. Dimana tanaman ini memiliki bunga yang tahan lama serta kandungan nektar yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai sumber nektar bagi peternak lebah. Selain itu madu yang dihasilkan dari nektar bunga kaliandra juga terkenal memiliki kualitas yang bagus dengan aroma yang khas.

Pada umumnya bunga kaliandra merah mekar pada sore hari pada saat matahari mulai terbenam sampai dengan pagi hari sekitar pulul 9 wib. Pada saat mekar umumnya bunga kaliandra pangkalnya akan berwarna putih serta ujungnya berwarna merah atau pink. Biasanya lebah akan mulai mengumpulkan madu dari bunga kaliandra pada saat matahari mulai terbit hingga pukul 9 wib.

Jika anda peternak lebah yang memiliki lahan yang kosong, tidak ada salahnya untuk menanam tanaman ini. Karena selain bermanfaat bagi lebah, tanaman ini juga dapat membantu dalam menyuburkan tanah serta memperindah pemandangan sekitar karena memiliki bunga yang cantik. Tanaman kaliandra sendiri dapat ditanam pada sekitar perkarangan rumah, pingir-pingir jalan, pematang sawah ataupun tangul-tanggul irigasi.

Tidak ada komentar