Halaman

    Social Items

Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila
Taryono.com - Ikan Nila (Oreochromis sp.) Merupakan salah satu komoditas perikanan yang cukup populer di masyarakat Indonesia. Ikan nila sendiri berasal dari Afrika timur tepatnya di perairan sungai nil serta danau-danau sekitarnya. Namun sekarang ikan nila telah tersebar hampir di seluruh negara baik itu negara beriklim topis ataupun subtropis. Saat ini terdapat tiga jenis ikan nila yaitu ikan nila biasa, ikan nila merah, serta ikan nila albino.

Dapat dikatakan ikan nila merupakan ikan air tawar yang cukup di gemari di berbagai negara karena memiliki daging yang tebal dan enak layaknya ikan kakap merah. Selain itu ikan ini juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan ikan tawar jenis lain, seperti mudah berkembang biak, Sangat tahan terhadap perubahan lingkungan, tahan terhadap serangan penyakit dan termasuk ikan omnivora atau pemakan segalanya. Namun sayangnya ikan nila tidak dapat hidup dengan baik pada wilayah yang beriklim dingin.

Baca Juga : Pembenihan dan Teknik Pemijahan Ikan Nila 

Pada alam bebas ikan nila banyak ditemui di perairan air tawar seperti sungai, waduk, rawa, ataupun danau. Ikan ini juga termasuk ikan omnivora atau pemakan segalanya dan sangat menyukai pakan alami berupa aphnia sp., Moina sp. benthos, Rotifera, fitoplankton dan ferifiton. Ikan nila sendiri termasuk ikan yang mempu memijah sepanjang tahun dan mampu bertelur hingga 500-1000 ekor untuk sekali pemijahan.

Klasifikasi Ikan Nila


Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Osteichtyes
Subkelas : Acanthopterygii
Ordo : Percomorphi
Subordo : Percoidea
Famili : Cichlidae
Genus : Oreochromis
Spesies : Oreochromis niloticus

Morfologi Ikan Nila


Ikan nila memikiki ciri-ciri bentuk tubuh bulat pipih dengan punggung lebih tinggi serta pada badan dan sirip ekor terdapat garis lurus memanjang. Ikan Nila (oreochormis niloticus) memiliki lima buah sirip yaitu sirip perut (ventral fin), sirip punggung (dorsal fin), sirip dada (pectoral fin), sirip ekor (caudal fin) serta sirip anal (anal fin). Pada sirip punggung berbentuk memanjang dari bagian atas tutup ingsang sampai pada bagain atas sirip ekor. Terdapat juga sepasang sirip perut serta dada yang berukuran cukup kecil, sirip anus yang berjumlah satu buah memanjang, serta sirip ekor yang berbentuk bulat.

Ikan nila sendiri memiliki warna tubuh ke hitam-hitaman serta agak keputihan. Pada bagian ingsang ikan ini memiliki warna putih atau kekuning-kunigan, serta ikan nila juga memiliki sisik yang memiliki ukuran yang cukup besar dan bertekstur kasar namun tersusun rapi. Selain itu ikan ini juga memiliki ukuran kepala yang relatif kecil dan memiliki mata yang bulat serta mulut yang besar.

Kemudian ada beberapa ciri fisik yang membedakan antara ikan nila jantan dengan betina, yaitu :

Ciri-ciri Ikan Nila Jantan :
  • Ikan nila jantan memiliki warna yang cerah dan memiliki dua lubang kelamin yang memiliki bentuk memanjang dan berfungsi sebagai tempat keluarnya air seni dan sperma. 
  • Warna sirip akan memerah pada saat ikan siap untuk dikawinkan.

Ciri-ciri Ikan Nila Betina :
  • Ikan nila betina memiliki warna tubuh yang pucat dan memiliki tiga buah lubang kelamin.dimana kedua buah libang berada dibelakangnya yang berfungsi sebagai tempat keluarnya air seni. Sedangkan untuk lubang ketiga berfungsi sebagai tempat keluarnya kotoran.

Baca Juga : 13 Manfaat Ikan Nila Bagi Kesehatan

Demikian pembahasan mengenai Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus), semoga dapat membantu serta menambah wawasan anda mengenai klasifikasi serta morfologi ikan nila .Semoga Bermanfaat.

Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus)

Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila
Taryono.com - Ikan Nila (Oreochromis sp.) Merupakan salah satu komoditas perikanan yang cukup populer di masyarakat Indonesia. Ikan nila sendiri berasal dari Afrika timur tepatnya di perairan sungai nil serta danau-danau sekitarnya. Namun sekarang ikan nila telah tersebar hampir di seluruh negara baik itu negara beriklim topis ataupun subtropis. Saat ini terdapat tiga jenis ikan nila yaitu ikan nila biasa, ikan nila merah, serta ikan nila albino.

Dapat dikatakan ikan nila merupakan ikan air tawar yang cukup di gemari di berbagai negara karena memiliki daging yang tebal dan enak layaknya ikan kakap merah. Selain itu ikan ini juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan ikan tawar jenis lain, seperti mudah berkembang biak, Sangat tahan terhadap perubahan lingkungan, tahan terhadap serangan penyakit dan termasuk ikan omnivora atau pemakan segalanya. Namun sayangnya ikan nila tidak dapat hidup dengan baik pada wilayah yang beriklim dingin.

Baca Juga : Pembenihan dan Teknik Pemijahan Ikan Nila 

Pada alam bebas ikan nila banyak ditemui di perairan air tawar seperti sungai, waduk, rawa, ataupun danau. Ikan ini juga termasuk ikan omnivora atau pemakan segalanya dan sangat menyukai pakan alami berupa aphnia sp., Moina sp. benthos, Rotifera, fitoplankton dan ferifiton. Ikan nila sendiri termasuk ikan yang mempu memijah sepanjang tahun dan mampu bertelur hingga 500-1000 ekor untuk sekali pemijahan.

Klasifikasi Ikan Nila


Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Osteichtyes
Subkelas : Acanthopterygii
Ordo : Percomorphi
Subordo : Percoidea
Famili : Cichlidae
Genus : Oreochromis
Spesies : Oreochromis niloticus

Morfologi Ikan Nila


Ikan nila memikiki ciri-ciri bentuk tubuh bulat pipih dengan punggung lebih tinggi serta pada badan dan sirip ekor terdapat garis lurus memanjang. Ikan Nila (oreochormis niloticus) memiliki lima buah sirip yaitu sirip perut (ventral fin), sirip punggung (dorsal fin), sirip dada (pectoral fin), sirip ekor (caudal fin) serta sirip anal (anal fin). Pada sirip punggung berbentuk memanjang dari bagian atas tutup ingsang sampai pada bagain atas sirip ekor. Terdapat juga sepasang sirip perut serta dada yang berukuran cukup kecil, sirip anus yang berjumlah satu buah memanjang, serta sirip ekor yang berbentuk bulat.

Ikan nila sendiri memiliki warna tubuh ke hitam-hitaman serta agak keputihan. Pada bagian ingsang ikan ini memiliki warna putih atau kekuning-kunigan, serta ikan nila juga memiliki sisik yang memiliki ukuran yang cukup besar dan bertekstur kasar namun tersusun rapi. Selain itu ikan ini juga memiliki ukuran kepala yang relatif kecil dan memiliki mata yang bulat serta mulut yang besar.

Kemudian ada beberapa ciri fisik yang membedakan antara ikan nila jantan dengan betina, yaitu :

Ciri-ciri Ikan Nila Jantan :
  • Ikan nila jantan memiliki warna yang cerah dan memiliki dua lubang kelamin yang memiliki bentuk memanjang dan berfungsi sebagai tempat keluarnya air seni dan sperma. 
  • Warna sirip akan memerah pada saat ikan siap untuk dikawinkan.

Ciri-ciri Ikan Nila Betina :
  • Ikan nila betina memiliki warna tubuh yang pucat dan memiliki tiga buah lubang kelamin.dimana kedua buah libang berada dibelakangnya yang berfungsi sebagai tempat keluarnya air seni. Sedangkan untuk lubang ketiga berfungsi sebagai tempat keluarnya kotoran.

Baca Juga : 13 Manfaat Ikan Nila Bagi Kesehatan

Demikian pembahasan mengenai Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus), semoga dapat membantu serta menambah wawasan anda mengenai klasifikasi serta morfologi ikan nila .Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar