Halaman

    Social Items

Kelebihan Dan Kekurangan Kambing Kacang
Kelebihan Dan Kekurangan Kambing Kacang - Kambing kacang merupakan jenis kambing pedaging yang berasal dari Indoesia dan sudah sejak lama kambing jenis ini dibudidayakn oleh masyarakat Indonesia terutama pada pulau Jawa, meskipun begitu kambing kacang juga dapat dijumpai di negara filipina, Thailand, Malaysia, serta Myanmar. Pada umumnya kambing kacang memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, dimana rata-rata tinggi pundak untuk kambing dewasa adalah 30 cm dengan berat rata-rata hanya 30 Kg saja. Sebagian besar masyarakat Indonesia membudidayakan jenis kambing ini dengan cara melepskanya pada padang rumput atau membudidayakan kambing kacang dengan pola semi insentif.

Ciri-ciri Kambin Kacang

  • Memiliki ukuran tubuh yang kecil serta kepala yang kecil dan ringan.
  • Memiliki telinga yang pendek dan tegak lurus mengarah ke atas depan.
  • Memiliki warna tunggal, yaitu : hitam, putih, cokelat, ataupun capuran dari ke tiga warna tersebut.
  • Memiliki leher pendek dan terkesan tebal dan tegap.
  • Pada kambing dewasa rata-rata memiliki berat 25-30 kg.
  • Tandunk muncul pada kambing janntan maupun betina serta memiliki ukuran tandunk rata-rata 8-10 cm.

Kelebihan Kambing Kacang


Kambing kacang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup pada berbagai kondisi lingkungan dan dapat beradaptasi terhadap manajemen pemeliharaan yang berubah-ubah. Hal ini tentu saja akan lebih mempermudah peternak dalam melakukan proses perawatan kambing kacang. Terlebih lagi di Indonesia sendiri dari daerah satu dengan daerah lainya memiliki  kondisi lingkungan yang sangat berbeda baik dari suhu, iklim, jenis pakan, ataupun ketingian dataran. Sehingga dapat dikatakan jenis kambing kacang sangat cocok dipelihara di Indoneia.

Selain itu kelebihan lain yang dimiliki oleh kambing kacang adalah tingkat produktifitas yang cukup baik. Dimana pada kambing betina yang berusia 8 bulan atau lebih sudah dapat dikawinkan dengan kambing pejantan. Pada umumnya induk kambing kacang mampu melahirkan sampai dengan 3 kali dalam satu tahun dan rata-rata jumlah anakan 1-4 ekor kambing dengan presentase lahir 50% untuk 2 ekor serta 7-15% untuk 3 ekor.

Salah satu kekurangan yang dimiliki oleh kambing kacang adalah tubuhnya yeng memiliki ukuran yang relatif kecil serta memiliki laju pertumbuhan bobot hidup yang relatif rendah. Meskipun begitu nyatanya kambing kacang masih menjadi salah satu jenis kambing primadona di Indonesia.Mungkin karena selain mudah untuk dipelihara, kambing kacang juga memiliki harga yang relatif murah dibandingkan dengan jenis kambing lainnya sehingga banyak masyarakat yang ingin membelinya. 

Kelebihan Dan Kekurangan Kambing Kacang

Kelebihan Dan Kekurangan Kambing Kacang
Kelebihan Dan Kekurangan Kambing Kacang - Kambing kacang merupakan jenis kambing pedaging yang berasal dari Indoesia dan sudah sejak lama kambing jenis ini dibudidayakn oleh masyarakat Indonesia terutama pada pulau Jawa, meskipun begitu kambing kacang juga dapat dijumpai di negara filipina, Thailand, Malaysia, serta Myanmar. Pada umumnya kambing kacang memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, dimana rata-rata tinggi pundak untuk kambing dewasa adalah 30 cm dengan berat rata-rata hanya 30 Kg saja. Sebagian besar masyarakat Indonesia membudidayakan jenis kambing ini dengan cara melepskanya pada padang rumput atau membudidayakan kambing kacang dengan pola semi insentif.

Ciri-ciri Kambin Kacang

  • Memiliki ukuran tubuh yang kecil serta kepala yang kecil dan ringan.
  • Memiliki telinga yang pendek dan tegak lurus mengarah ke atas depan.
  • Memiliki warna tunggal, yaitu : hitam, putih, cokelat, ataupun capuran dari ke tiga warna tersebut.
  • Memiliki leher pendek dan terkesan tebal dan tegap.
  • Pada kambing dewasa rata-rata memiliki berat 25-30 kg.
  • Tandunk muncul pada kambing janntan maupun betina serta memiliki ukuran tandunk rata-rata 8-10 cm.

Kelebihan Kambing Kacang


Kambing kacang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup pada berbagai kondisi lingkungan dan dapat beradaptasi terhadap manajemen pemeliharaan yang berubah-ubah. Hal ini tentu saja akan lebih mempermudah peternak dalam melakukan proses perawatan kambing kacang. Terlebih lagi di Indonesia sendiri dari daerah satu dengan daerah lainya memiliki  kondisi lingkungan yang sangat berbeda baik dari suhu, iklim, jenis pakan, ataupun ketingian dataran. Sehingga dapat dikatakan jenis kambing kacang sangat cocok dipelihara di Indoneia.

Selain itu kelebihan lain yang dimiliki oleh kambing kacang adalah tingkat produktifitas yang cukup baik. Dimana pada kambing betina yang berusia 8 bulan atau lebih sudah dapat dikawinkan dengan kambing pejantan. Pada umumnya induk kambing kacang mampu melahirkan sampai dengan 3 kali dalam satu tahun dan rata-rata jumlah anakan 1-4 ekor kambing dengan presentase lahir 50% untuk 2 ekor serta 7-15% untuk 3 ekor.

Salah satu kekurangan yang dimiliki oleh kambing kacang adalah tubuhnya yeng memiliki ukuran yang relatif kecil serta memiliki laju pertumbuhan bobot hidup yang relatif rendah. Meskipun begitu nyatanya kambing kacang masih menjadi salah satu jenis kambing primadona di Indonesia.Mungkin karena selain mudah untuk dipelihara, kambing kacang juga memiliki harga yang relatif murah dibandingkan dengan jenis kambing lainnya sehingga banyak masyarakat yang ingin membelinya. 

Tidak ada komentar