Halaman

    Social Items

Cara Mudah Budidaya Ikan Molly
Cara Mudah Budidaya Ikan Molly - Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly) merupakan jenis ikan hias yang berasal dari daerah aliran sungai amazon, Berasil serta sungai-sungai lainnya yang berada di daerah Amerika Selatan. Pada alam bebas ikan molly termasuk ikan berklompok dan sering hidup disela-sela akar tanaman air. Ikan Molly sendiri merupakan keluarga dekat dari ikan guppy karena masih dalam satu keluarga yaitu Poecilidae. Memiliki warna yang hitam mengkilap yang menghiasi seluruh tubuhnya membuat ikan ini sering disebut sebagai ikan black molly dan hal inilah yang menjadi daya tarik dari ikan molly sehingga ikan jenis ini cukup populer dikalangan pecinta ikan hias.

Baca Juga : Mengenal Ikan Molly Lebih Dekat

Untuk dapat membudidayakan ikan molly sebenarnya sangatlah mudah, pembudidaya hanya perlu memperhatikan suhu air (25-27 drajat celsius), kualitas dari makanan, serta meminimalkan tingkat setres yang terjadi pada ikan. Selain itu pembudidaya juga dianjurkan untuk memisahkan anakan molly dari induknya, karena ikan molly cenderung memakan anaknya saat sedang kelaparan.


Cara Budidaya Ikan Molly


Media Budidaya Ikan Molly

Hal pertama yang harus disiapkan jika ingin membudidayakan ikan molly adalah media budiaya serta tempat lokasinya. Untuk media budidaya sendiri dapat menggunakan kolam kecil/sedang dengan sanitasi air yang baik atau menggunakan aquarium dengan ukuran yang tidak terlalu kecil. Selain itu dibutuhkan pula beberapa alat penunjang lainnya berupa Filter dan aerator, batu aerasi serta batu zeolit.

Setelah menentukan media budidaya, sangat disarankan untuk mencuci semua komponen yang akan digunakan dengan bersih (baik itu media budidaya ataupun alat-alat yang diperlukan) setelah itu dijemur dibawah sinar matahasi hingga kering. Lalu untuk pemilihan lokasi pembudidayan dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun diluar ruangan yang mudah dipantau.

Jenis-jenis Ikan Molly

  • Green Sailfin Molly (Poecilia petenensis) .
  • Sailfin Molly (Poecilia Latipinna).
  • Yucatan Molly( Poecilia Velifera).
  • Liberty Molly (Poecilia salvatoris).
  • Atlantic Molly (Poecilia mexicana).
  • Broadspotted Molly(Poecilia latipunctata).
  • Common Molly (Poecilia sphenops)
  • Selengkapnya baca disisni : Jenis Ikan Molly Beserta Gambar

Perbedaan Ikan Molly Jantan dan Ikan Molly Betina

- Ikan Molly Jantan
  • Memiliki gonopodium berupa tonjolan yang terletak dibelakang sirip perut.
  • Memiliki tubuh yang lebih ramping.
  • Warna Tubuh lebih cerah
  • Memiliki kepala yang lebih besar
  • Sirip punggung yang lebih panjang

 - Ikan Molly Betina
  • Tidak memiliki gonopodium dibelakang sirip perutnya, melainkan hanya berupa sirip halus.
  • Memiliki tubuh yang lebih gempal.
  • Warna tubuh lebih kusam.
  • Memiliki ukuran kepala yang lebih kecil.
  • Sirip punggung terlihat biasa.

Pemilihan Induk

Dalam pemilihan induk ikan molly harus memperhatikan beberapa hal, antara lain :
  • Ikan memiliki warna yang hitam dan mengkilap.
  • Sebaiknya memilih induk dengan umur yang tidak kurang dari 6 bulan.
  • Ikan betina miimal memiliki ukuran 5 cm sedangkan jantan minimal 3 com.
  • Untuk menghindari perkawinan sedarah, sangat dianjurkan untuk membeli iduk ikan molly pada tempat yang berbeda.

Teknik Pemijahan Ikan Molly

Hal yang harus dipersiapkan untuk melakukan pemijahan adalah media pemijahan berupa bak tembok, bak plastik, atau akuarium berukuran sedang. Kemudian masukan air kedalam media pemijahan dengan tinggi 25-40 cm, sangat disarankan untuk menggunakan air yang seteril dan jernih dengan pH 6-7 serta suhu 24-280 C. Tempatkan pula media substrat hidrilla untuk tempat pemijahan dan penempelan telur.

Setelah semuanya siap, langkah selanjutnya adalah memasukan indukan ikan molly kedalam media pemijahan sebanyak 150-250 ekor dengan perbandingan 1 jantan : 3 betina. Proses pemijahan dikatakan berhasil jika induk jantan mengejar-ngejar induk betina sambil menyerempetkan badanya. Hal tersebut akan berlangsung sekitar sekitar 4-7 hari, dan setelah itu akan tampak benih berkumpul di pinggiran bak atau disekitar tanaman air. Pisahkan segera indukan ikan molly dari anakannya dan pindahkan ke kolam pendederan.

Langkah selanjutnya adalah memindahkan benih-benih ikan molly ke dalam media pemeliharaan yang sudah disediakan. Gunakan jaring ikan berukuran kecil untuk memindahkan benih ikan molly dan ambil benih secara hati-hati.

Perawatan Benih Ikan Molly

Benih ikan molly yang baru dilahirkan belum membutuhkan makanan karena masih mengandung kuning telur dari induknya. Setelah benih menginjak umur 5 hari, barulah benih ikan molly dapat diberi makanan berupa kutu air yang sebelunya telah disaring atau kuning telur yang sudah direbus dan dihancurkan sebanyak 2 kali sehari. Pemberian pakan berupa pakan ikan, cacing kering, cacing beku, cacing rambut, serta jentik nyamuk, Sebaiknya menunggu hingga benih ikan moly memiliki ukuran 2-3 cm.

Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan air dan jangan sampai air dalam media pemeliharaan menjadi kotor/keruh, karena hal ini dapat berdampak buruk bagi benih ikan. Sangat disarankan untuk membersihkan kotoran paling tidak 2-3 hari sekali dengan cara mengganti 10-20% air menggunakan metode penyephonan.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Mudah Budidaya Ikan Molly. Semoga anda bisa lebih memahami mengenai Cara Budidaya Ikan Molly serta penerapannya. Semoga Bermanfaat.

Cara Mudah Budidaya Ikan Molly

Cara Mudah Budidaya Ikan Molly
Cara Mudah Budidaya Ikan Molly - Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly) merupakan jenis ikan hias yang berasal dari daerah aliran sungai amazon, Berasil serta sungai-sungai lainnya yang berada di daerah Amerika Selatan. Pada alam bebas ikan molly termasuk ikan berklompok dan sering hidup disela-sela akar tanaman air. Ikan Molly sendiri merupakan keluarga dekat dari ikan guppy karena masih dalam satu keluarga yaitu Poecilidae. Memiliki warna yang hitam mengkilap yang menghiasi seluruh tubuhnya membuat ikan ini sering disebut sebagai ikan black molly dan hal inilah yang menjadi daya tarik dari ikan molly sehingga ikan jenis ini cukup populer dikalangan pecinta ikan hias.

Baca Juga : Mengenal Ikan Molly Lebih Dekat

Untuk dapat membudidayakan ikan molly sebenarnya sangatlah mudah, pembudidaya hanya perlu memperhatikan suhu air (25-27 drajat celsius), kualitas dari makanan, serta meminimalkan tingkat setres yang terjadi pada ikan. Selain itu pembudidaya juga dianjurkan untuk memisahkan anakan molly dari induknya, karena ikan molly cenderung memakan anaknya saat sedang kelaparan.


Cara Budidaya Ikan Molly


Media Budidaya Ikan Molly

Hal pertama yang harus disiapkan jika ingin membudidayakan ikan molly adalah media budiaya serta tempat lokasinya. Untuk media budidaya sendiri dapat menggunakan kolam kecil/sedang dengan sanitasi air yang baik atau menggunakan aquarium dengan ukuran yang tidak terlalu kecil. Selain itu dibutuhkan pula beberapa alat penunjang lainnya berupa Filter dan aerator, batu aerasi serta batu zeolit.

Setelah menentukan media budidaya, sangat disarankan untuk mencuci semua komponen yang akan digunakan dengan bersih (baik itu media budidaya ataupun alat-alat yang diperlukan) setelah itu dijemur dibawah sinar matahasi hingga kering. Lalu untuk pemilihan lokasi pembudidayan dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun diluar ruangan yang mudah dipantau.

Jenis-jenis Ikan Molly

  • Green Sailfin Molly (Poecilia petenensis) .
  • Sailfin Molly (Poecilia Latipinna).
  • Yucatan Molly( Poecilia Velifera).
  • Liberty Molly (Poecilia salvatoris).
  • Atlantic Molly (Poecilia mexicana).
  • Broadspotted Molly(Poecilia latipunctata).
  • Common Molly (Poecilia sphenops)
  • Selengkapnya baca disisni : Jenis Ikan Molly Beserta Gambar

Perbedaan Ikan Molly Jantan dan Ikan Molly Betina

- Ikan Molly Jantan
  • Memiliki gonopodium berupa tonjolan yang terletak dibelakang sirip perut.
  • Memiliki tubuh yang lebih ramping.
  • Warna Tubuh lebih cerah
  • Memiliki kepala yang lebih besar
  • Sirip punggung yang lebih panjang

 - Ikan Molly Betina
  • Tidak memiliki gonopodium dibelakang sirip perutnya, melainkan hanya berupa sirip halus.
  • Memiliki tubuh yang lebih gempal.
  • Warna tubuh lebih kusam.
  • Memiliki ukuran kepala yang lebih kecil.
  • Sirip punggung terlihat biasa.

Pemilihan Induk

Dalam pemilihan induk ikan molly harus memperhatikan beberapa hal, antara lain :
  • Ikan memiliki warna yang hitam dan mengkilap.
  • Sebaiknya memilih induk dengan umur yang tidak kurang dari 6 bulan.
  • Ikan betina miimal memiliki ukuran 5 cm sedangkan jantan minimal 3 com.
  • Untuk menghindari perkawinan sedarah, sangat dianjurkan untuk membeli iduk ikan molly pada tempat yang berbeda.

Teknik Pemijahan Ikan Molly

Hal yang harus dipersiapkan untuk melakukan pemijahan adalah media pemijahan berupa bak tembok, bak plastik, atau akuarium berukuran sedang. Kemudian masukan air kedalam media pemijahan dengan tinggi 25-40 cm, sangat disarankan untuk menggunakan air yang seteril dan jernih dengan pH 6-7 serta suhu 24-280 C. Tempatkan pula media substrat hidrilla untuk tempat pemijahan dan penempelan telur.

Setelah semuanya siap, langkah selanjutnya adalah memasukan indukan ikan molly kedalam media pemijahan sebanyak 150-250 ekor dengan perbandingan 1 jantan : 3 betina. Proses pemijahan dikatakan berhasil jika induk jantan mengejar-ngejar induk betina sambil menyerempetkan badanya. Hal tersebut akan berlangsung sekitar sekitar 4-7 hari, dan setelah itu akan tampak benih berkumpul di pinggiran bak atau disekitar tanaman air. Pisahkan segera indukan ikan molly dari anakannya dan pindahkan ke kolam pendederan.

Langkah selanjutnya adalah memindahkan benih-benih ikan molly ke dalam media pemeliharaan yang sudah disediakan. Gunakan jaring ikan berukuran kecil untuk memindahkan benih ikan molly dan ambil benih secara hati-hati.

Perawatan Benih Ikan Molly

Benih ikan molly yang baru dilahirkan belum membutuhkan makanan karena masih mengandung kuning telur dari induknya. Setelah benih menginjak umur 5 hari, barulah benih ikan molly dapat diberi makanan berupa kutu air yang sebelunya telah disaring atau kuning telur yang sudah direbus dan dihancurkan sebanyak 2 kali sehari. Pemberian pakan berupa pakan ikan, cacing kering, cacing beku, cacing rambut, serta jentik nyamuk, Sebaiknya menunggu hingga benih ikan moly memiliki ukuran 2-3 cm.

Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan air dan jangan sampai air dalam media pemeliharaan menjadi kotor/keruh, karena hal ini dapat berdampak buruk bagi benih ikan. Sangat disarankan untuk membersihkan kotoran paling tidak 2-3 hari sekali dengan cara mengganti 10-20% air menggunakan metode penyephonan.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Mudah Budidaya Ikan Molly. Semoga anda bisa lebih memahami mengenai Cara Budidaya Ikan Molly serta penerapannya. Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar