Halaman

    Social Items

Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan
Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan  - Nyamuk merupakan salah jenis serangga yang dianggap sebagai pengganggu manusia, karena prilakunya yang suka menghisap darah dan tak jarang menyebabkan penyakit yang cukup serius bagi manusia. Namun dibalik berbagai hal negatif yang ditimbulkan oleh nyamuk ternyata serangga ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan hias, terutma ikan cupang. Dimana dalam tubuh jenik nyamuk sendiri mengandung nutrisi berupa 13-15% protein, 7-8% lemak, serta 3-4% serta yang sagat baik bagi ikan.

Jentik nyamuk dapat dengan mudah ditemuka pada genagan-genangan air yang kotor atau bersih, selokan, comberan, kolam, dan sebagainya. Selain itu serangga jenis ini ternyata sangat mudah untuk dbudidayakan. Karena tidak memerlukan peralatan-peralatan yang mahal serta keahlian yang mumpuni.

Cara Budidaya Jentik nyamuk


Jenis nyamuk yang disarankan untuk dibudidayakan adalah jenis  Culex (nyamuk biasa) serta Anopheles (nyamuk malaria burung) karena relatif tidak berbahaya. Pada umumnya nyamuk jenis ini biasa hidup didaerah beriklim tropis yang memiliki banyak genangan air dan juga tumbuhan, seperti rawa, kolam, selokan, got, serta kolam.

Baca Juga : Cara Pemberian Pakan Ikan Hias yang Benar
Cara Pemberian Pakan Ikan Hias yang Benar Read more : http://www.taryono.com/2018/03/cara-pemberian-pakan-ikan-hias.html

Untuk memulai membudidayakan jentik nyamuk dapat dilakukan dengan menyediakan tempat sebagai pemikat induknya dan tempat untuk menetaskan telur-telur nantinya. Dimana media budidaya dapat berupa ember pelastik kecil dengan diameter 30 cm. Selanjutnya isi media budidaya dengan air bekas cucian beras setinggi 10-30 cm, Kemudian tempatkan pada area yang teduh. Untuk menghidari terkena kotoran, media budidaya dapat dipasangi atap dengan jarak 10 cm dari bibir ember.

Setelah 2-3 hari, biasanya media tersebut akan mulai disingahi nyamuk dengan ditandai munculnya selaput tipis pada permukaan air. Namun jika dalam waktu 3-4 hari media tidak segera disinggahi nyamuk, kemungkinan larutan yang ada pada media budidaya terlalu encer dan sangat disarankan untuk diganti dengan larutan baru.

Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan
Telur Nyamuk (pic : www.photomacrography.net)
Jika telah berhasil memikat nyamuk kedalam media budidaya maka akan muncul telur yang mengapung pada permukaan air yang saling menempel satu sama lain (berbentuk seperti perahu). Kemudian pindahkan telur-telur tersebut kedalam kolam penetasan. Untuk larutan dalam media penetasan dapat menggunakan air bekas cucian beras serta sangat dianjurkan untuk menutup media penetasan mengguanakan kelambu untuk menghindari hewan pengganggu.

Ambil satu-persatu telur jentik nyamuk secara perlahan menggunakan lidi yang pada salah satu sisi telah diratakan menggunakan pisau. Dalam waktu 2-3 hari telur-telur tadi akan mulai menetas dan pada tahap ini jentik nyamuk sudah dapat diberikan pada ikan sebagai makanan dengan nutrisi tinggi.

Baca Juga : Budidaya Kutu Air untuk Pakan Ikan

Cara mudah lainya untuk membudidayakan jenitik nyamuk adalah dengan memakai kotoran ayam yang dilarutkan ke dalam kolam tanah. Tunggu beberapa hari, biasanya nyamuk akan tertarik untuk bertelur didalamnya dan kita tinggal mengambil jentik-jentik nyamuk didalamnya untuk diberikan kepada ikan.

Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan

Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan
Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan  - Nyamuk merupakan salah jenis serangga yang dianggap sebagai pengganggu manusia, karena prilakunya yang suka menghisap darah dan tak jarang menyebabkan penyakit yang cukup serius bagi manusia. Namun dibalik berbagai hal negatif yang ditimbulkan oleh nyamuk ternyata serangga ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan hias, terutma ikan cupang. Dimana dalam tubuh jenik nyamuk sendiri mengandung nutrisi berupa 13-15% protein, 7-8% lemak, serta 3-4% serta yang sagat baik bagi ikan.

Jentik nyamuk dapat dengan mudah ditemuka pada genagan-genangan air yang kotor atau bersih, selokan, comberan, kolam, dan sebagainya. Selain itu serangga jenis ini ternyata sangat mudah untuk dbudidayakan. Karena tidak memerlukan peralatan-peralatan yang mahal serta keahlian yang mumpuni.

Cara Budidaya Jentik nyamuk


Jenis nyamuk yang disarankan untuk dibudidayakan adalah jenis  Culex (nyamuk biasa) serta Anopheles (nyamuk malaria burung) karena relatif tidak berbahaya. Pada umumnya nyamuk jenis ini biasa hidup didaerah beriklim tropis yang memiliki banyak genangan air dan juga tumbuhan, seperti rawa, kolam, selokan, got, serta kolam.

Baca Juga : Cara Pemberian Pakan Ikan Hias yang Benar
Cara Pemberian Pakan Ikan Hias yang Benar Read more : http://www.taryono.com/2018/03/cara-pemberian-pakan-ikan-hias.html

Untuk memulai membudidayakan jentik nyamuk dapat dilakukan dengan menyediakan tempat sebagai pemikat induknya dan tempat untuk menetaskan telur-telur nantinya. Dimana media budidaya dapat berupa ember pelastik kecil dengan diameter 30 cm. Selanjutnya isi media budidaya dengan air bekas cucian beras setinggi 10-30 cm, Kemudian tempatkan pada area yang teduh. Untuk menghidari terkena kotoran, media budidaya dapat dipasangi atap dengan jarak 10 cm dari bibir ember.

Setelah 2-3 hari, biasanya media tersebut akan mulai disingahi nyamuk dengan ditandai munculnya selaput tipis pada permukaan air. Namun jika dalam waktu 3-4 hari media tidak segera disinggahi nyamuk, kemungkinan larutan yang ada pada media budidaya terlalu encer dan sangat disarankan untuk diganti dengan larutan baru.

Budidaya Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan
Telur Nyamuk (pic : www.photomacrography.net)
Jika telah berhasil memikat nyamuk kedalam media budidaya maka akan muncul telur yang mengapung pada permukaan air yang saling menempel satu sama lain (berbentuk seperti perahu). Kemudian pindahkan telur-telur tersebut kedalam kolam penetasan. Untuk larutan dalam media penetasan dapat menggunakan air bekas cucian beras serta sangat dianjurkan untuk menutup media penetasan mengguanakan kelambu untuk menghindari hewan pengganggu.

Ambil satu-persatu telur jentik nyamuk secara perlahan menggunakan lidi yang pada salah satu sisi telah diratakan menggunakan pisau. Dalam waktu 2-3 hari telur-telur tadi akan mulai menetas dan pada tahap ini jentik nyamuk sudah dapat diberikan pada ikan sebagai makanan dengan nutrisi tinggi.

Baca Juga : Budidaya Kutu Air untuk Pakan Ikan

Cara mudah lainya untuk membudidayakan jenitik nyamuk adalah dengan memakai kotoran ayam yang dilarutkan ke dalam kolam tanah. Tunggu beberapa hari, biasanya nyamuk akan tertarik untuk bertelur didalamnya dan kita tinggal mengambil jentik-jentik nyamuk didalamnya untuk diberikan kepada ikan.

Tidak ada komentar