Halaman

    Social Items

Cara Menghitung Jumlah Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele
Salah satu kendala yang dialami oleh pembudidaya ikan lele pemula adalah bagaimana untuk menentukan jumlah ekor lele yang ditebar dalam satu kolam dengan luas tertentu. Banyak informasi yang beredar berkaitan dengan jumlah padat tebar ikan lele, ada yang berpendapat bahwa jumlah sekian ekor ikan lele terlalu padat dalam ukuran kolam tertentu, namun ada juga pembudidaya yang merasa dengan jumlah tebar dan ukuran kolam yang sama ternyata ikan lele dapat hidup dengan baik dan sehat.

Meskipun banyak orang beranggapan bahwa ikan lele mampu bertahan pada lingkungan yang minim oksigen dan air, namun kenyatannya untuk mendapatkan hasil ikan lele yang maksimal pembudidaya harus mengetaui kapasitas ikan pada suatu kolam. Karena dengan mengetahui hal tersebut pembudidaya mampu mengoptimalkan pertumbuhan ikan lele dan meminimalkan terjadinya kanibalisme dan serangan penyakit.

Jumlah Padat Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele


Kolam lele dengan sistem sirkulasi
  • Kolam dengan ketinggian air 0,75 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 200 ekor/m2.
  • Kolam dengan ketinggian air 1,25 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 300 ekor/m2.

Kolam lele tanpa sistem sirkulasi
  • Kolam dengan ketinggian air 0,75 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 75 ekor/m2.
  • Kolam dengan ketinggian air 1,25 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 150 ekor/m2.

Selain menghitung Jumlah Padat Tebar Ideal ikan lele dengan cara diatas yang merupakan tips dari komunitas lele sangkuriang, kita juga dapat menggunakan rumus matematika sederhana untuk menghitungnya. Semisal kita memiliki kolam dengan luas 3 x 6 x 1 meter, kemudian kita akan menghitung jumlah volume air didalam kolam dengan rumus (P x L X T) / 1000 (dalam satuan cm) untuk kolam dengan bentuk persegi panjang. Sedangkan untuk kolam yang berbentuk lingkaran dapat menggunakan rumus Volume =  (22/7) x (r x r) x t.


Jadi pertama kita akan mengubah satuan dari meter menjadi centimeter (300 x 600 x 100) /1000 =  18.000 liter air. Kemudian kita asumsikan ukuran ikan lele merupakan konsumsi pasar dengan ukuran yang tidak terlalu besar, maka dengan ukuran tersebut untuk 1 liter air dapat memuat satu ekor ikan lele. Untuk memberi ruang gerak yang cukup maka dari 18.000 liter air kita bagi menjadi 2 menjadi 9000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan ukuran kolam 3 x 6 x 1 meter dapat menapung kurang lebih 9000 ekor ikan lele.

Bagi pembudidaya ikan lele yang pemula atau baru memulai mencoba budidaya ikan lele, dianjurkan untuk menggunakan teknik organik dengan padat tebar sebanyak 100/m2. Namun jika dirasa sudah terbiasa dan berhasil, kamu dapat menggunakan perhitungan yang telah kami jelaskan diatas. Demikian pennjelasan mengenai Cara Menghitung Jumlah Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele semoga dapat membantu dan bermanfaat.

Cara Menghitung Jumlah Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele

Cara Menghitung Jumlah Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele
Salah satu kendala yang dialami oleh pembudidaya ikan lele pemula adalah bagaimana untuk menentukan jumlah ekor lele yang ditebar dalam satu kolam dengan luas tertentu. Banyak informasi yang beredar berkaitan dengan jumlah padat tebar ikan lele, ada yang berpendapat bahwa jumlah sekian ekor ikan lele terlalu padat dalam ukuran kolam tertentu, namun ada juga pembudidaya yang merasa dengan jumlah tebar dan ukuran kolam yang sama ternyata ikan lele dapat hidup dengan baik dan sehat.

Meskipun banyak orang beranggapan bahwa ikan lele mampu bertahan pada lingkungan yang minim oksigen dan air, namun kenyatannya untuk mendapatkan hasil ikan lele yang maksimal pembudidaya harus mengetaui kapasitas ikan pada suatu kolam. Karena dengan mengetahui hal tersebut pembudidaya mampu mengoptimalkan pertumbuhan ikan lele dan meminimalkan terjadinya kanibalisme dan serangan penyakit.

Jumlah Padat Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele


Kolam lele dengan sistem sirkulasi
  • Kolam dengan ketinggian air 0,75 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 200 ekor/m2.
  • Kolam dengan ketinggian air 1,25 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 300 ekor/m2.

Kolam lele tanpa sistem sirkulasi
  • Kolam dengan ketinggian air 0,75 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 75 ekor/m2.
  • Kolam dengan ketinggian air 1,25 m, Padat tebar yang dianjurkan kurang lebih 150 ekor/m2.

Selain menghitung Jumlah Padat Tebar Ideal ikan lele dengan cara diatas yang merupakan tips dari komunitas lele sangkuriang, kita juga dapat menggunakan rumus matematika sederhana untuk menghitungnya. Semisal kita memiliki kolam dengan luas 3 x 6 x 1 meter, kemudian kita akan menghitung jumlah volume air didalam kolam dengan rumus (P x L X T) / 1000 (dalam satuan cm) untuk kolam dengan bentuk persegi panjang. Sedangkan untuk kolam yang berbentuk lingkaran dapat menggunakan rumus Volume =  (22/7) x (r x r) x t.


Jadi pertama kita akan mengubah satuan dari meter menjadi centimeter (300 x 600 x 100) /1000 =  18.000 liter air. Kemudian kita asumsikan ukuran ikan lele merupakan konsumsi pasar dengan ukuran yang tidak terlalu besar, maka dengan ukuran tersebut untuk 1 liter air dapat memuat satu ekor ikan lele. Untuk memberi ruang gerak yang cukup maka dari 18.000 liter air kita bagi menjadi 2 menjadi 9000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan ukuran kolam 3 x 6 x 1 meter dapat menapung kurang lebih 9000 ekor ikan lele.

Bagi pembudidaya ikan lele yang pemula atau baru memulai mencoba budidaya ikan lele, dianjurkan untuk menggunakan teknik organik dengan padat tebar sebanyak 100/m2. Namun jika dirasa sudah terbiasa dan berhasil, kamu dapat menggunakan perhitungan yang telah kami jelaskan diatas. Demikian pennjelasan mengenai Cara Menghitung Jumlah Tebar Ideal Budidaya Ikan Lele semoga dapat membantu dan bermanfaat.

Tidak ada komentar