Halaman

    Social Items

Cara Mengobati Mencret Pada Kambing

Taryono.com - Salah satu masalah yang siring dialami oleh peternak kambing adalah ganguan pencernaan/diare yang dialami oleh kambingnya. Mencret pada kambing sendiri dapat terjadi karena beberapa fakor, antara lain faktor pergantian pakan atau pola makan yang mendadak, faktor cuaca, kualitas dan kuantitas pakan, faktor infeksi mikroorganisme, faktor kuman berupa Escherichia coli, serta faktor asdosis rumen. Namun dari beberapa faktor tadi, faktor pergantian pakan atau pola makan merupakan faktor penyebab paling sering kambing mengalami diare.

Gejala Kambing Terkena Diare

  • Kambing terlihat Lemah dan pucat.
  • Kambing terlihat stres.
  • Kotoran kambing menjadi berwarna hijau muda, hijau mengkilap, hijau kemerahan, kuning, ataupun hijau kehitaman.
  • Kulit dingin dan lembab.
  • Dehidrasi, dimana jika kulit kambing dicubit maka kulit yang dicubit tadi akan  tetap berdiri atau kembali secara perlahan.
  • Mata terlihat cekung. 

Mengatasi Diare Pada Kambing


Pada dasarnya untuk menghindarkan kambing dari masalah diare/mencret adalah dengan menerapkan pola pemberian pakan yang teratur, jaga selalu kebersihan pada kandang. Selain itu pemberian nutrisi  seperti pemberian ramuan herbal untuk meningkatkan nafsu makan juga sangat diperlukan untuk menjaga kondisi kambing tetap sehat. Handari juga memberi pakan kambing berupa dedaunan hijau yang baru saja dipupuk, daun yang masih muda, serta kacang-kacangan secara berlebihan.

Mengobati kambing yang diare atau mencret
  1. Menggantikan cairan tubuh yang hilang serta menyeimbangkan kembali kandungan elektrolit (kandungan garam) pada tubuh kambing.
  2. Sangat disarankan untuk memberi pakan yang memiliki kandungan serat yang tinggi seperti daun jambu biji, daun buni serta ataupun daun bambu muda
  3. Bisanya para petani mengatasi diare pada kambingnya dengan cara memberi pakan kambing berupa arang. Caranya adalah dengan mengambil arang kayu ataupun arang rumput secukupnya, kemudian masukan arang tadi kedalam mulut kambing melalui mulut bagian samping untuk menghindari gigitan pada kambing. Pemberian arang sendiri dilakukan minimal selama 3-5 hari, untuk memastikan bahwa kambing benar dalam keadaan sudah sembuh. Arang sendiri pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan pada kambing
  4. Selain kedua cara diatas para peternak kambing juga sering menggunakan jamu sebagai media penyembuh masalah diare pada kambing. Caranya adalah dengan mencampurkan 5 lembar daun jambu biji, 2 sendok makan garam dapur serta 1 gelas air kelapa secara merata. Kemudian berikan 1/3 gelas jamu tadi kepada kambing selama 3 hari berturut-turut.
  5. Selain dengan cara herbal, peternak juga dapat menggunakan antibiotik berupa neomycine, spectinomycine, tetracyline, chloramphenicol atau obat sulfat sebanyak 5-10 mg/kg dari berat kambing sebanyak dua kali sehari.

Masalah diare sendiri pada dasarnya akan terus terjadi pada kambing, terutama pada kambing yang masih berumur muda. Untuk itu para peternak kambing harus memahami bagaimana melakukan diagnosis serta melakukan tindakan yang tepat saat kaming terkena diare/mencret untuk menghindari terjadinya kematian pada kambing. Demikianlah ulasan mengenai Cara Mengobati Mencret Pada Kambing. Semoga Bermanfaat.

Cara Mengobati Mencret Pada Kambing

Cara Mengobati Mencret Pada Kambing

Taryono.com - Salah satu masalah yang siring dialami oleh peternak kambing adalah ganguan pencernaan/diare yang dialami oleh kambingnya. Mencret pada kambing sendiri dapat terjadi karena beberapa fakor, antara lain faktor pergantian pakan atau pola makan yang mendadak, faktor cuaca, kualitas dan kuantitas pakan, faktor infeksi mikroorganisme, faktor kuman berupa Escherichia coli, serta faktor asdosis rumen. Namun dari beberapa faktor tadi, faktor pergantian pakan atau pola makan merupakan faktor penyebab paling sering kambing mengalami diare.

Gejala Kambing Terkena Diare

  • Kambing terlihat Lemah dan pucat.
  • Kambing terlihat stres.
  • Kotoran kambing menjadi berwarna hijau muda, hijau mengkilap, hijau kemerahan, kuning, ataupun hijau kehitaman.
  • Kulit dingin dan lembab.
  • Dehidrasi, dimana jika kulit kambing dicubit maka kulit yang dicubit tadi akan  tetap berdiri atau kembali secara perlahan.
  • Mata terlihat cekung. 

Mengatasi Diare Pada Kambing


Pada dasarnya untuk menghindarkan kambing dari masalah diare/mencret adalah dengan menerapkan pola pemberian pakan yang teratur, jaga selalu kebersihan pada kandang. Selain itu pemberian nutrisi  seperti pemberian ramuan herbal untuk meningkatkan nafsu makan juga sangat diperlukan untuk menjaga kondisi kambing tetap sehat. Handari juga memberi pakan kambing berupa dedaunan hijau yang baru saja dipupuk, daun yang masih muda, serta kacang-kacangan secara berlebihan.

Mengobati kambing yang diare atau mencret
  1. Menggantikan cairan tubuh yang hilang serta menyeimbangkan kembali kandungan elektrolit (kandungan garam) pada tubuh kambing.
  2. Sangat disarankan untuk memberi pakan yang memiliki kandungan serat yang tinggi seperti daun jambu biji, daun buni serta ataupun daun bambu muda
  3. Bisanya para petani mengatasi diare pada kambingnya dengan cara memberi pakan kambing berupa arang. Caranya adalah dengan mengambil arang kayu ataupun arang rumput secukupnya, kemudian masukan arang tadi kedalam mulut kambing melalui mulut bagian samping untuk menghindari gigitan pada kambing. Pemberian arang sendiri dilakukan minimal selama 3-5 hari, untuk memastikan bahwa kambing benar dalam keadaan sudah sembuh. Arang sendiri pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan pada kambing
  4. Selain kedua cara diatas para peternak kambing juga sering menggunakan jamu sebagai media penyembuh masalah diare pada kambing. Caranya adalah dengan mencampurkan 5 lembar daun jambu biji, 2 sendok makan garam dapur serta 1 gelas air kelapa secara merata. Kemudian berikan 1/3 gelas jamu tadi kepada kambing selama 3 hari berturut-turut.
  5. Selain dengan cara herbal, peternak juga dapat menggunakan antibiotik berupa neomycine, spectinomycine, tetracyline, chloramphenicol atau obat sulfat sebanyak 5-10 mg/kg dari berat kambing sebanyak dua kali sehari.

Masalah diare sendiri pada dasarnya akan terus terjadi pada kambing, terutama pada kambing yang masih berumur muda. Untuk itu para peternak kambing harus memahami bagaimana melakukan diagnosis serta melakukan tindakan yang tepat saat kaming terkena diare/mencret untuk menghindari terjadinya kematian pada kambing. Demikianlah ulasan mengenai Cara Mengobati Mencret Pada Kambing. Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar