Halloween Costume ideas 2015
TARYONO

Berbagi Ilmu Mengenai Pertanian, Perikanan dan Peternakan

Mempercepat Birahi pada Sapi Betina

Proses birahi pada sapi betina sendiri hanya berlangsung selama 16 jam saja, Dan akan mulai birahi kembali setelah 19-25 hari kemudian. Salah satu cara untuk mempercepat birahi pada sapi betina adalah dengan melakukan terapi hormon menggunakan PGF2-alpha atau Prostaglandin. Dimana hormon jenis ini sering digunakan oleh peternak-peternak besar untuk menyamakan proses birahi atau estrus pada sapi-sapi peliharaannya. Ada beberapa jenis hormon PGF2-alpha atau Prostaglandin yang beredar dipasaran saat ini. Ada yang harus digunakan dengan cara disuntikkan kedalam daging (intra muscular) dan ada juga yang harus digunakan dengan cara dimasukan kedalam uterus sapi (Intra Uterine).

Mempercepat Birahi pada Sapi Betina

Pada umunya siklus birahi pada sapi betina berlangsung selama 19-25 hari rekali, dimana sapi betina mulai mengalami birahi pada usia 1,5-2 tahun. Berahi atau estrus atau heat sendiri merupakan sebuah periode waktu dimana induk betina sapi mulai menerima pejantan atau mau melakukan proses perkawinan, yang ditandai dengan ciri-ciri berikut ini :
  1. Sapi betina sering terlihat gelisah
  2. Sering bertriak atau melenguh
  3. Sering terlihat menaiki atau dinaiki oleh sesama sapi betina
  4. Mengalami penurunan nafsu makan
  5. Pada bagian Vulva terlihat sedikit bengkak, berwarna merah, dan terasa hangat saat diraba (istilah jawanya : abang,abuh,anget)
  6. Keluar lendir yang bening dan tidak berwarna dari bagian Vulvanya
  7. Jika dipalpasi perekal maka pada bagian uterus akan berkontraksi, tegang, mengeras serta pada bagian permukaannya terlihat tidak rata.

Proses birahi pada sapi betina sendiri hanya berlangsung selama 16 jam saja, Dan akan mulai birahi kembali setelah 19-25 hari kemudian. Salah satu cara untuk mempercepat birahi pada sapi betina adalah dengan melakukan terapi hormon menggunakan PGF2-alpha atau Prostaglandin. Dimana hormon jenis ini sering digunakan oleh peternak-peternak besar untuk menyamakan proses birahi atau estrus pada sapi-sapi peliharaannya. Ada beberapa jenis hormon PGF2-alpha atau Prostaglandin yang beredar dipasaran saat ini. Ada yang harus digunakan dengan cara disuntikkan kedalam daging (intra muscular) dan ada juga yang harus digunakan dengan cara dimasukan kedalam uterus sapi (Intra Uterine).

Untuk melakukan proses terapi hormon menggunakan PGF2-alpha atau Prostaglandin sagat disarankan untuk tidak melakukannya sendiri, melainkan dilakukan oleh doket hewan atau petugas kesehatan hewan di wilayah anda. Namun sebelum melakukan terapi hormon pada sapi, perhatikan beberapa kelebihan dan kekurangan terapi hormon menggunakan PGF2-alpha atau Prostaglandin.

Kelebihan
  1. Sangat menguntungkan bagi peternak dengan sapi peliharaan dengan jumlah yang banyak, dimana dengan menggunakan metode ini peternak bisa mengatur birahi pada sapi-sapinya secara serentak sehingga bisa menghemat biaya proses inseminasi buatan (IB)
  2. Jika digunakan secera terpat dapat mengobati abnormalitas birahi

Kekurangan
  1. Penggunaan yang dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu siklus birahi pada sapi
  2. Tingkat keberhasilan inseminasi pada sapi yang birahi akibat terapi hormon lebih rendah dibandingkan dengan sapi yang birahi secara alami
  3. Penggunaan yang salah dapat mengakibatkan kemajiran pada sapi betina
  4. Harga hormon relatif mahal bagi peternak kecil

Sampai saat ini belum ada cara untuk mempercepat birahi pada sapi betina selain menggunakan terapi hormon. Karena pada dasarnya estrus itu sendiri merupakan siklus yang alami. Demikianlah ulasan mengenai Mempercepat Birahi pada Sapi Betina. Semoga Bermanfaat
Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget