Halloween Costume ideas 2015
TARYONO

Berbagi Ilmu Mengenai Pertanian, Perikanan dan Peternakan

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram dengan Mudah

Salah satu penentu kesuksesan didalam membudidayakan jamur tiram adalah pembuatan media tanamnya atau sering disebut dengan istilah baglog. Terlebih lagi bagi pemula,pembuatan baglog ini merupakan tahapan yang paling sulit dilakukan. Karena jika petani pemula salah dalam memasukan bahan serta komposisi, maka kemungkinan untuk gagal panen akan terjadi. hal itu pula yang membuat sebagian besar petani jamur pemula lebih memilih membeli baglog jadi dibandingkan dengan membuatnya.

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram dengan Mudah
Cara Membuat Baglog Jamur Tiram dengan Mudah

Taryono.com - Salah satu penentu kesuksesan didalam membudidayakan jamur tiram adalah pembuatan media tanamnya atau sering disebut dengan istilah baglog. Terlebih lagi bagi pemula,pembuatan baglog ini merupakan tahapan yang paling sulit dilakukan. Karena jika petani pemula salah dalam memasukan bahan serta komposisi,  maka kemungkinan untuk gagal panen akan terjadi. hal itu pula yang membuat sebagian besar petani jamur pemula lebih memilih membeli baglog jadi dibandingkan dengan membuatnya.
Sebenarnya untuk membuat baglog sendiri bisa dikatakan susah-susah gampang. Tergantung pada pemilihan bahan serta komposisi yang digunakan. Jika anda petani jamur pemula dan ingin belajar membuat media tanam jamur tiram berikut Langkahnya.

Pemilihan Bahan Baku

Serbuk Kayu
Sebenarnya hampir semua jenis kayu dapat digunakan sebagai media tanam jamur tiram, asalkan jangan menggunkan jenis kayu yang bergetah seperti kayu pinus. Lalu untuk membantu dalam mempercepat proses pemanenan, sangat disarankan untuk menggunakan jenis kayu lunak seperti jabon, albasia serta jenis kayu lunak lainnya.

Bekatul / Dedak
Usahakan untuk menggunakan bekatul yang masih baru, yang masih terdapat cukup banyak menir padi. Serta hindarilah penggunaan bekatul yang lama dan terdapat kutu didalamnya. Hal ini sangat tidak baik bagi pertumbuhhan jamur tiram nantinya.

Kapur CaCo3 sebanyak
Kapur jenis ini dapat ditemukan dengan mudah di toko pertanian terdekat dan memiliki harga yang relatif murah.

Air
Gunakalah air yang bersih. Sangat disarankan untuk menggunakan air dari tanah seperti sumur. Namun kalau tidak bisa, anda dapat menggunakan air pdam atau air hujan yang telah diendapkan terlebih dahulu selama 3 hari.

Tatacara Pembuatan 

Setelah bahan-bahan diatas telah siap maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencampurkan seluruh bahan tadi secara merata. dimana untuk membuat 100 baglog diperlukan serbuk kayu sebanyak 80Kg, 3 kg kapur, serta 10-15 kg bekatul. Setelah semua bahan dicampur maka tambahkan air sebanyak 50% dari total bahan. lalu kemudian aduk kembali hingga merata. Untuk mengecek apakah media tanam sudah siap untuk digunakan dapat dilakukan dengan cara menggenggam bahan tadi. apabila bahan tadi tidak mengeluarkan air saat diremas dan bahan tidak pecah, maka bisa dikatakan bahwa bahan itu telas siap digunakan sebagai media tanam.

Selanjutnya masuk kedalam proses frementasi. dimana bahan tadi didiamkan selama kurang lebih 6-10 hari agar terjadi proses pelapukan dan pemupukan pada media tanam tadi. selama proses fermentasi usahakan untuk membalikan bahan setiap hari supaya proses fermentasi dapat merata. Fermentasi sendiri juga berfungsi sebagai pembunuh jamur liar yang dapay menggangu kelangsungan hidup jamur tiram. apabila media tanam telah berubah warna menjadi cokelat kehitaman maka bahan tersebut siap untuk digunakan.

Tahap berikutnya adalah proses sterilisasi media tanam. dimana setelah media tanam telah difermentasi maka selanjutnya bahan tadi dimasukan kedalam plastik dengan jenis polipropilen, kemudian bentuk menyerupai bentuk botol kemudian padatkan. lalu pada atas plastic berilah ring yang terbuat dari pipa kecil dan sumbat lubang menggunakan kapas. Setelah semua baglog siap maka selanjutnya adalah proses sterilisasi dengan cara mengukus semua baglog yang telah dibuat. kamu dapat menggunakan wadah berupa tong besar yang dapat memuat kurang lebih 60 baglong. kukuslah baglong selama kurang lebih 8-10 jan. dimana usahakan pada saat suhu tungku mencapai 100 derajat celcius pertahankanlah selama kurang lebih 5 jam. untuk mendapatkan suhu 100 derajat sendiri kira-kira membutuhkan waktu 2-3 jam, tergantung kesetabilan dari api. Setelah selesai, maka selanjutnya buka penutup tungku dan diamkanlah selama 6 jam hingga suhu baglog menjadi normal kembali.
Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget