Halloween Costume ideas 2015
TARYONO

Berbagi Ilmu Mengenai Pertanian, Perikanan dan Peternakan

Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging

Kambing pedaging memiliki banyak sekali jenis di seluruh dunia dan ada beberapa jenis yang harus kamu tau sebelum membudidayakan kambing pedaging

Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging

Taryono.com - Ternak kambing tidak sepesat ternak domba, kecuali untuk kambing perah. Walaupun demikian kambing merupakan salah satu hewan tertua yang dijinakkan oleh manusia sebagai hewan peliharaan, guna diambil daging atau susunya.  Meskipum gampang untuk dijinakan, namun kambing dapat dengan mudah untuk menjadi liar kembali.
Kambing lebih cerdik, bebas dan mempunyai kemampuan berkelahi serta penjagaan diri yang lebih baik jika dibandingkan dengan domba, bersifat riang gembira. Beberapa bangsa kambing mempunyai jenggot, dan ada yang mempunyai tambahan kulit yang terdapat menggantung di sisi bagian atas leher di bawah telinga yang disebut ”klojes”. Kambing jantan mengeluarkan bau yang khas atau orang jawa sering menyebutnya prengos.
Pada umumnya semua kambing adalah binatang pegunungan yang hidup di lereng-lereng bukit sampai lereng- lereng yang curam.
Kambing yang ada sekarang diperkirakan diturunkandari 4 jenis kambing liar, yaitu:

  • Capra hircus, berasal dari daerah diantara Pakistan dan Turki.
  • Capra falconeri, berasal dari daerah sepanjang Kashmir.
  • Capra prisca, berasal dari daerah sepanjang Balkan.


Jenis Kambing Pedaging


Dari ke-tiga jenis kambing liar tersebut sekarang kita mengenal beberapa jenis kambing yang tersebar hampir di seluruh dunia. jenis-jenis  tersebut diantaranya adalah:

Kambing asli Indonesia
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Kacang

Dari mana asal usul kambing di Indonesia sendiri masih tidak diketahui dengan jelas. Yang terbanyak adalah kambing-kambing kecil, pendek dengan propil lurus, sering juga disebut kambing Kacang atau kambing Jawa. Kambing ini memiliki ciri ,Kepala ringan dan kecil telinga pendek, baik jantan maupun betina bertanduk.
Pertumbuhan tanduk  kurang subur, pada jantan mencapai 10 Cm, pada betina mencapai 8 Cm, sedangkan jarak antara kedua pangkal tanduk kira-kira 3 Cm. Yang betina rambutnya pendek, pada yang jantan panjang-panjang, Warna bulu bervariasi ada yang putih, hitam atau coklat. Produksi susu mencapai 500 Ml perhari. Merupakan sumber daging yang lezat bagi masyarakat Indonesia. 

Kambing Etawa
Kambing ini berasal dari Jamnapari, India. Kambing etawa memiliki warna bulu yang bervariasi belang antara putih-hitam, colkat-putih atau merah. Hidung melengkung, rahang bawah lebih menonjol, baik yang jantan maupun yang betina bertanduk, telinga panjang terkulai. Kaki panjang berbulu panjang padabelakang kaki. Mempunyai lipatan kulit. Produksi susu bisa mencapai 3 liter per hari.

Kambing Jawarandu Atau Peranakan Etawa
Kambing jenis ini merupakan persilangan natara Kambing Etawa dengan kambing Kacang, dan terdapat tersebar hampir di seluruh Jawa Tengah, Jawa Timmur dan Jawa Barat.
Sifat dari kambing jawarandu sendiri merupakan perpaduan antara Kambing Etawa dan Kambing Kacang. Perbedaan yang jelas antara Kambing Etawa dengan kambing Jawarandu terlihat pada libido-sexualisnya. Kalau kambing Etawa  jantan dengan betina dicampur, tidak akan timbul kegaduhan antara mereka, tetapi sebaliknya, kambing Jawarandu pasti akan menimbulkan kegaduhan. Produksi susu dapat mencapai 1 – 1,5 liter per hari.  Kambing ini merupakan sumber daging dan susu. 

Kambing Kecobong (Kambing Hitam Kecobong)
Kambing Kecobong merupakan hasil persilanganantara Kambing Indis (Etawa) denga kambing lokal (kambing Kacang, kemudian diseleksi oleh petani secara turun temurun, akhirnya terjadi keseragaman warna bulu hitam, oleh karena itu disebut dengan ”Kambing Hitam”.
Kambing kecebong jantan memiliki berat badan antara 30-40 Kg, sedangkan kambing kecebon betina memiliki berat badan antara 25-30 Kg. Kambing ini sebagain besar berkembang di Kabupaten Purbalingga, banyumas dan sekitarnya.

Kambing Saanen
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Saanen

Berasal dari lembah Sdaanen di Swiss. Warna bulu putih tahu cream. Baik jantan maupun betina bertanduk. Dahi lebar, telinga sedang dan tegak. Kaki lurus dan kuat. Termasuk type susu.

Kambing Toggenburg
Berasal dari Tibet. Warna bulu bermacam-macam. Kepala besar dengan mata kecil, leher pendek, telinga lebar. Baik jantan maupun betina bertanduk. Berat badan dapat mencapai 60 Kg. Juga menghasilkan  bulu untuk permadani.
besar dan berdiri tegak. Ambingnya sangat besar dan  simetris. memiliki Tipe susu yang baik. 

Kambing Nubian

Berasal dari Nubia (Afrika). Warena bulu hitam, merah atau putih. Tidak bertanduk, telinga terkulai. Yang jantan berjenggot. Persilangan dengan kambing di Inggris menjadi Anglo-Nubian yang besar denga tanda-tanda yang hampir sama dengan kambing Nubian

Kambing Angora
Ciri-Ciri dan Jenis Kambing Pedaging
Kambing Angora

Berasal dari Turki, warna putih. Baik jantan maupun betina bertanduk. Telinga rebah. Bulu lebat dan panjang, terkenal dengan istilah “Mohar”. Berat badan bisa mencapai 80 Kg

Kambing Kashmir.
Berasal dari Tibet. Warna bulu bermacam-macam. Kepala besar dengan mata kecil, leher pendek, telinga rebah. Baik jantan maupun betina bertanduk. Berat badan dapat mencapai 60 Kg. Juga menghasilkan  bulu untuk permadani.

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget