Halloween Costume ideas 2015
TARYONO

Berbagi Ilmu Mengenai Pertanian, Perikanan dan Peternakan

9 Cara Efektif Mengatasi Hama Tikus Pada Tanaman Padi

Salah satu hama yang menjadi momok terbesar bagi para petani adalah tikus sawah. Hewan yang memiliki nama latin Rattus orgentiventer ini biasanya tinggal dI area persawahan dan sekitarnya. Dimana biasanya tikus sawah akan menyerang tanaman padi, yang megakibatkan tanaman padi menjadi rusak dan tidak sedikit pula petani yang mengalami gagal panen akibat serangan tikus sawah ini.

9 Cara Efektif Mengatasi Hama Tikus Pada Tanaman Padi
Cara Mengatasi Hama Tikus Pada Tanaman Padi

Taryono.com - Salah satu hama yang menjadi momok terbesar bagi para petani adalah tikus sawah. Hewan yang memiliki nama latin Rattus orgentiventer ini  biasanya tinggal dI area persawahan dan sekitarnya. Dimana biasanya tikus sawah akan menyerang tanaman padi, yang megakibatkan tanaman padi menjadi rusak dan tidak sedikit pula petani yang mengalami gagal panen akibat serangan tikus sawah ini. Bisa dibilang pengendalian hama tikus sawah ini lebih susah dibandingkan dengan pengendalian hama pada tanaman padi lainnya.

Perkembangan tikus sendiri bias dibilang cukup cepat, dalam penelitian menyebutkan bahwa dari 1 pasang ekor tikus saja dapat menghasilkan tikus sekitar 1.270 ekor tiap tahunnya, tergantung dari lingkungan dan ketersediaan pakan disana. Tikus biasanya melakukan aktifitasnya pada malam hari dan aktifitasnya akan selalu teratur, dari mencari pasangan, makanan, dan minum. Lalu apakah hama tikus bias diatasi ?, Simak penjelasan dibawah ini untuk mengetahui jawabannya.


Cara Mengendalikan Hama Tikus Sawah


Meminimalkan Ukuran Pematang
Usahakan saat membuat pematang sawah, buatlah seminimal mungkin. Karena ukuran pematang sawah yang lebar dan tinggi sering kali digunakan oleh tikus sawah  sebagai tempat untuk bersarang. Saat membuat pematang buatlah tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu lebar (lebar : 30 cm).

Melakukan Penanaman serta Pemanenan Secara Serempak
Untuk membatasi ketersediaan pakan terhadap tikus sawah dapat dilakukan dengan melakukan penanaman secara bersamaan dalam satu hamparan sawah, begitu pula saat proses pemanenan. Hal ini juga dapat membuat populasi tikus sawah menjadi menurun.

Melakukan Pemburuan Masal
Pemburuan masala atau sering disebut Gropyokan biasanya dilakukan petani pada awal tanam secara serentak oleh seluruh petani yang ada. Pemburuan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pemukulan, pembogkaran sarang, pembakaran, memasukkan air kedalam sarang atau menggunakan anjing untuk melakukan pemburuan terhadap tikus sawah.

Melakukan Pembersihan Lahan
Pada area tanggul, jalan sawah, pematang, irigasi,saluran irigasi dan parit, biasanya memiliki keadaan yang tertutup oleh semak-semak dan gulma. Keadaan ini sangat disukai oleh tikus sebagai tempat untuk tinggal. Oleh sebab itu petani dihimbau untuk selalu membersihkan area-area yang rawan untuk ditempati tikus.

Penerapan TBS (Trap Barrier System)
Metode ini merupakan salah satu metode dalam pengendalian hama tikus sawah dengan menggunakan perangkap. TBS dengan ukuran 20 X 20 m saja dapat mengamankan area persawahan seluas 15 hektar. TBS terdiri dari :
  • Tanaman padi seluas 20 X 20 m, yang digunakan sebagai media untuk menarik kedatangan tikus. Perangkap ini harus disediakan paling tidak 3 minggu sebelum masa penanaman.
  • Pagar plastik yang terbuat dari terpal berukuran 70-85 cm yang ditegakkan dengan bambu dan ujung bawahnya terendam oleh air. Berfungsi sebagai alat untuk menggiring tikus kedalam perangkap.
  • Sediakan pula bubu yang terbuat dari kawat berukuran 20 X 20 X 40 cm yang dipasang pada setiap sisi TBS sebagai perngkap tikus.

Menggunakan Musuh Alami Tikus
Cara ini dilakukan dengan memanfaatkan musuh-musuh tikus seperti ular, burung hantu, butung elang, kucing, anjing dan hewan lainya sebagai media alami dalam membasmi tikus. Jadi petani sangat disarankan untuk tidak membasmi hewan-hewan tersebut dan harus membantu melestarikannya.

Penerapan LTBS (Linier Trap Barrier Syatem)
LTBS merupakan sebuah system perangkap tikus yang terbuat dari batang pagar plastic atau terpal yang ditegakkan menggunakan batang bambu dan dilengkapi dengan bubu yang diletakan setiap 20 m, Untuk penempatan pintumasuk dari LTBS diletakan dengan arah selang-seling. Alat ini dapat digunakan selama 3 malam atau jika perangkap sudah tidak lagi mengakap tikus.

Lakukan Fumigasi Pada Sarang Tikus
Fumigasi dilakukan dengan cara memasukan gas atau asap kedalam sarang tikus yang kemudian sarang ditutup rapat menggunakan tanah liat. Cara ini terbukti sangat efektif dalam membunuh tikus sawah, terutama tikus dewasa berseta anak-anaknya.

Pemberian Rodentisida
Cara ini merupakan cara pembasmian tikus sawah secara kimiawi. Jadi penggunaan Rodentisida sagat dianjurkan hanya jika populasi tikus sangat tinggi dan tidak dimungkinkan lagi diatasi dengan cara lain. Rodentisida diberikan melalui media makanan guna membunuh tikus sawah. Umpan ditaruh ditempat setrategis seperti tanggul irigasi, jalan sawah, pematang besar, atau tepi perkampungan. Namun perlu diingat penggunaan Rodentisida harus sesuai dosis yang dianjurkan.
Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget