Top Ad unit 728 × 90

Terbaru

recentposts

Panduan Lengkap Budidaya Kenari untuk Pemula

Panduan Lengkap Budidaya Kenari untuk Pemula
Panduan Lengkap Budidaya Kenari untuk Pemula

Taryono.com - Canary bird atau di Indonesia disebut sebagai burung keneri merupakan burung yang berasal dari  pulau canary, spanyol. Di Indoesia sendiri burung kenari merupakan salah satu burung popular dan banyak sekali peminatnya, Mungkin karena burung ini memiliki keindahan bulu serta suaranya yang merdu, sehingga para pecinta burung rela merogoh kocek demi memiliki burung yang menginspirasi film kartun Tweety ini. Pada umumnya burung kenari memiliki bulu bewarna kuning, namun ada juga beberapa burung kenari yang memiliki warna merah-oranye, putih, merah muda, dan berbagai coklat. Selain itu burung kenari merupakan burung yang memiliki usia yang cukup Panjang yaitu hidup selama 20 tahun.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki burung kenari, membut peluang usaha budidaya burung kenari  sangat terbuka lebar.  Terlebih lagi burung kenari merupakan burung yang mudah untuk diternak dan dibudidayakan. Baik itu Kenari Lokal, AF, F1, F2, F3, YS, bahkan jenis Kenari Yorkshire. Semua proses ternak kenari jenis apapun itu sama. Namun ada beberapa faktor yang perlu diketahui untuk medapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya kenari ini. Meskipun mudah untuk dibudidayakan namun anda tidak boleh asal-asaln dalam budidaya kenari ini, karena sudah banyak kasus dimana peternak gagal dalam proses perjodohan burung kenari dan akhirnya peternak menyerah dengan keadaan tersebut.

Burung kenari merupakan burung yang memiliki sifat individu, namun ketika musim kawin tiba burung kenari jantan atau betina akan sangat birahi untuk segera kawin. Hal ini terjadi karena burung kenari sangat mudah terangsang dan tertarik dengan perkawinan, maka dari itu banyak pembudidaya burung kenari memasangkan satu burung kenari jantanya dengan banyak kenari betina.

Cara Ternak Burung Kenari


Usia Burung Kenari
Usia merupakan hal terpenting dalam memulai budidaya burug kenari. Dimana petani harus tau pasti, apakah burung kenari peliharannya sudah siap kawin atau tidak. Biasanya indukan jantan yang sudah siap untuk kawin memiliki usia 1 tahun, sedangkan betina memiliki usia 9 bulan atau lebih. Untuk mengetahui lebih jelas apakah burung kenari siap kawin atau tidak bisa melihat ciri-ciri sebagai berikut.
  • Kenari Jantan : Sering berkicau, hiperaktif , sering melompat-lompat, kadang-kadang sering membenturkan badan ke sangkar kendang, serta sering mengepak-kepakkan sayapnya.
  • Kenari Betina : Sayap suka mengepak-ngepak dan suka mematuk-matuk apapun yang ada didalam kendang.

Menentukan Jenis Kelamin Burung Kenari
Membedakan jenis kelamin burung kenari memang susah-susah gampang, banyak para peternak kenari pemula yang kesulitan untuk menentukan jenis kelamin burung kuning ini. Sebelum anda memulai membudidayakan burung kenari ini alangkah baiknya anda belajar terlebih dahulu untuk menentukan jenis kelamin dari burung kenari ini. Anda dapat mengenali dari ciri-ciri dari burung kenari untuk menentukan mana yang jantan dan mana yang betina.

Jantan :
  • Suka berkicau dan bunyinya nyaring.
  • Dubur pada burung kenari jantang lebih menonjol, tegak lurus, serta vertical.
  • Bentuk badan ramping memanjang dan lehel sedikit memanjang.

Betina :
  • Dubur datar dan tidak menonjol.
  • Leher lebih penjang dan badan relative bulat.
  • Tidak terlalu sering berkicau dan jika berkicau bunyinya tidak nyaring.


Persiapan Kandang Untuk Burung Kenari
Burng kenari sangat menyukai sangkar yang memiliki ruang yang cukup luas untuk terbang. Usahakan saat memulai membudidayakan burung kenari, sediakan kendang yang luas atau paling tidak sediakan kendang yang bisa digunakan burung kenari terbang dari satu dahan kedahan yang lainnya. Selain itu usahakan buat sekat pada kendang untuk memisahkan burung jantan dengan burung betina. Sediakan pula tempat untuk makan dan minum burung kenari.

Proses Penjodohan Burung Kenari
Sebelum melakukan perkawinan, tentusaja burung kenari jantan dan betina harus saling kenal satu sama lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menaruh sangkar burung kenari jantan dan betina saling berdekatan. Proses pengenalan dikatakan berhasil jika, burung pejantan lebih sering berkicau untuk menarik perhatian. Selain itu burung jantan biasanya menyuapi burung betina meskipun berbeda sangkar. Jika ingin mendapatkan sepasang burung kenari dengan mudah, kamu dapat menggunakan burung kenari yang berbeda jenis kelamin yang dipelihara sejak kecil di sangkar yang sama.

Proses Perkawinan Burung Kenari
Jika sudah melakukan proses perkenalan dan berhasil, maka selanjutnya adalah proses perkawinan. Perkawinan dapat dilakukan dengan cara memasukan burung kenari jantan kedalam kendang burung kenari betina.Lakukan hal tersebut pada sore hari, serta pastikan bahwa burung kenari saling menyuapi (terlihat seperti berciuman). Jika hal ini terjadi maka sudah dapat dipastiakn bahwa mereka sebentar lagi akan melakukan proses perkawinan. Pisahkan kembali sepasang burung tadi pada pagi hari sekitar pukul 7-8. Dan selanjutnya ulangi proses tersebut hingga burung kenari betina telah bertelur.

Proses Pengeraman Telur Burung Kenari
Setelah burung kenari betina bertelur, biarkan saja burung kenari jantan tetap berada disatu sangkar. Hal ini dilakukan untuk membantu betina dalam hal makanan, karena pejantan akan terus menyuapi betina saat proses pengeraman berlangsung. Selain itu juga perhatikan pula kebersihan kendang dan memberi makan dan minum secara teratur saat betina mengerami telurnya. 

Proses Penetasan Telur
Telur kenari pada umumnya menetas pada umur 14 hari. Dalam rentan waktu tersebut usahakan untuk selalu memberi makan dan minum burung kenari secara teratur dan menjaga selalu kebersihan kendang. Serta saat proses pengeraman telur jangan menjemur betina disinar matahari, karena hal ini dapat merusak telur burung kenari.

Proses dan Cara Ternak Kenari 

  1. Siapkan sepasang kenari yang sudah siap kawin atau ternak.
  2. Lalu jangan lupa untuk menyiapkan kendang kenari.
  3. Carilah tempat yang ideal untuk melakukan budidaya burung kenari.
  4. Lakukan proses pengenalan.
  5. Satukan burung kenari dalam satu sangkar.
  6. Jika sudah jodoh atau sudah melakukan proses perkawinan, anda bias mengambil burung jantan dan tunggu hingga 14 hari untuk mengetahui betina sudah bertelur atau belum.
  7. Jika gagal anda dapat mengulangi lagi.
  8. Jika betina sudah bertelur jaga selalu kondisi, baik itu kebersihan kendang atau ketersediaan makanan yang mencukupi.
  9. Saat telur sudah menetas, berilah secara teratur asupan gizi yang baik untuk indukan kenari dan anaknya.
  10. Jaga selalu ketersediaan air dan biji-bijian didalam kendang. Anda juga dapat memberikan pakan tambahan berupa telur rebus sampai anakkan berumur 1 minggu.
  11. Jangan berikan makanan berupa buah atau sayuran sebelum anakan berumur satu minggu. Jika hal ini dilakukan maka anak burung kenari akan mati karena system cerna pada anak burung kenari masih belum sempurna atau belum siap.
  12. Setelah lewat satu minggu, anda dapat menempatkan pakan didalam sangkar seperti pakan kenari dewasa.
  13. Proses panen dapat dilakukan ketika anakan kenari berusia 25 hari keatas. Pada umur ini anak kenari sudah dapat makan telur rebus sendiri, dan pada usia 1 bulan baru bias makan biji-bijan seperti kenari dewasa.
Panduan Lengkap Budidaya Kenari untuk Pemula Reviewed by eio arts on Februari 05, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by TARYONO © 2017 - 2018

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.