Top Ad unit 728 × 90

Terbaru

recentposts

Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal

Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal
Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal

Salah satu jenis ikan yang saat ini menjadi ikan favorit untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah ikan lele, selain enak ikan ini juga memiliki harga yang cukup terjangkau. Sehingga menjadikan permintaan pasar terhadap ikan ini sangatlah tinggi, hal ini memembuat peluang usahah ternak lele sangatlah menjajikan, terlebih lagi dalam proses ternak lele ini tergolong cukup mudah bagi seorang peternak pemula. Dari modal usaha yang kecil hingga perawatan ikan yang mudah.

Melihat berbagai kemudahan yang diberikan dalam melakukan budidaya ikan lele menjadikan bisnis ini sangatlah menjajikan. Namun sebelum kalian akan memulai bisnis ini alangkah baiknya untuk memperhatikan aspek-aspek berikut ini :

  • Pastikan kolam yang akan digunakan tidak tekontaminasi oleh limbah pabrik.
  • Ikan lele hidup pada tempat yang memiliki suhu 20 – 28 derajat celcius.
  • Pastikan untuk tidak menutup permukaan kolam (hal ini untuk menjaga kadar oksigen didalam kolam)
  • Ikan lele cenderung lebih menyukai perairan yang tenang.

Setelah membaca beberapa aspek mengenai berternak lele diatas selanjutna kalian harus mempersiapkan tahap-tahaip berikut ini untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam melakukan bisnis ternak lele.

Kolam Ikan Lele


Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil dari berternak ikan lele adalah pada kolamnya. Dalam pembuatan kolam sendiri ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum ikan lele dapat dimasukan kedalam kolam. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kolam adalah lokasi kolam itu dibuat, usahakan kolam dibuat pada tempat yang mudah diakses dan dekat dengan sumber air serta letakkan kolam jauh dari pemukiman penduduk karena dalam proses berternak lele nantinya akan mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Terdapat 4 jenis model kolam yang sering digunakan oleh para peternak untuk tempat budidaya ikan lele. Yang pertama adalah kolam berbahan terpat yang saat ini sangat diminati oleh banyak peternak ikan lele, selain itu juga ada kolam yang terbuat dari tembok, kemudian ada kolam boster yang memiliki bentuk bulat yang terbuat dari bahan fiber dan yang terakhir adalah kolam tanah. Pada umumnya dalam satu kolam ikan dengan ukuran 3 X 4 meter dapat memuat ikan lele minimal 2400 ekor dan maksimal 4800 ekor.

Ikan lele sendiri cenderung tidak menyukai terkena paparan sinar matahari terlalu lama, sehingga kita sering menemui ikan lele yang lebih menyukai kondisi air yang keruh untuk ditempati. Dengan demikian dalam pembuatan kolam juga harus diperhatikan kedalaman kolam, pada umumnya kedalaman kolam untuk budidaya ikan lele antara 1 – 1,5 meter. Untuk menciptakan plangton sebagai makanan bagi bibit lele dapat dilakukan dengan peberian kapur dan pupuk pada kolam. Dimana 7 hari sebelum kolam diisis dengan ikan, kolam terlebih dahulu diberi kapur berupa kapur dolomit dan 2 sampai 3 hari kemudian kolam baru diberikan pupuk. Selain untuk menciptakan makanan bagi bibit lele pemberian kapur dan pupk dalam kolam dapat mempercepat proses pengeruhan air dalam kolam.

Untuk melindungi ikan dari hama seperti musang, burung, biawak kucing ular dan lain sebagainya dapat dilakukan dengan pemberian jaring disekitar kolam, hal ini biasanya dilakukan oleh peternak lele yang menggunakan jenis model kolam tanah.


Pemilihan Bibit Ikan Lele


Sebelum melakukan budidaya ikan lele, sebaiknya kalian harus mempertimbankan lele jenis apa yang akan dibudidayakan ada beberapa jenis ikan lele yang saat ini popular dikalangan para peternak lele seperti ikan lele lokal, ikan lele sangkuriang, ikan lele arab, ikan lele phyton dan ikan lele dumbo. Bibt ikan lele sendiri bias didapatkan melalui pembenihan sendiri ataupun dengan membeli benih langsung dari peternak lain.

Dalam pemilihan bibit ikan lele sendiri tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan antara lain:

  • Gerakan ikan yang lincah.
  • Ikan memiliki warna hitam.
  • Ikan tidak terkena penyakit

Penyebaran Bibit Ikan Lele


Saat pertama kali bibit ikan lele disebar usahakan debit air pada kolam memiliki ketinggian tidak lebih dari 40 cm, air yang dangkal pada kolam membuat perubahan suhu air sangat cepat, hal ini membuat ikan lele mudah untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Selain itu pemberian air dangkal juga dapat memudahkan peternak dalam memantau ikan didalam kolam. Setelah ikan lele memiliki ukuran sekitar 8-10 cm maka dapat dilakukan penambahan air pada kolam secara maksimal.

Pemberian Pakan Ikan Lele


Ikan lele biasanya diberi pakan sebanyak 2-3 kali dalam sehari dengan porsi tertentu, biasanya 1 ekor ikan lele dewasa membutuhkan pakan sebanyak 3-6% dari berat tubuhnya. Ikan lele sendiri dapat diberi pakan berupa pellet, keong mas, cacing dan lain sebagainya, namun hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan ikan lele adalah waktu pemberiannya. Dimana waktu yang baik dalam pemberian pakan ikan lele adalah pada saat pagi hari dan sore hari menjelang malam. Namun perlu diingan saat hujan terjadi sebisa mungkin jangan memberikan pakan kepada ikan lele karena hal ini dapat berpotensi pencemaran zat asam pada pakan ikan yang dapat menggangu kesehatan ikan lele itu sendiri.
Selain pemberian pakan yang teratur, ikan lele juga harus sering diberikan vitamin, hal ini bertujuan untuk menjaga selalu kesehatan ikan lele dan membuat ikan lele tidak gampang stress. Dengan demikian ikan lele akan lebih sehat dan cepat untuk tumbuh.

Penggantian Air Kolam


Penggantian air kolam dapat dilakukan 2 bulan sekali atau setiap habis panen, hal ini bertujuan untuk menghindari penyakit yang terdapat pada air kolam yang kotor. Untuk cara penggantian air kolam sendiri dapat dilakukan dengan menggurasan air sebanyak 50% dari total isi air dalam kolam serta usahakan saat pengurasan air gunakan lubang yang ada pada dasar kolam untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang mengendap dibawah kolam.

Panen Ikan Lele


Pada umumnya masa budidaya ikan lele hanya memerlukan watu antara 2 sampai 3 bulan saja. Dimana masa panen yang dianggap bagus, ketika ikan lele memiliki bobot antara 80 sampai 100 gram per ekornya.
Saat melakukan pemanenan gunakanlah peralatan yang berbahan licin dan halus agar tidak menimbulkan luka atau lecet pada ikan. Kemudian untuk mempermudah proses pemanenan kuras terlebih dahulu kolam ikan, kemudian gunakan serokan untuk memasukan ikan kedalam wadah yang sudah disediakan.
Untuk mendapatkan harga terbaik usahakan sehari sebelum panen ikan lele jangan diberi makan terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar ikan lele memakan apa yang ada didalam kolam, sehingga Teknik ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses sortasi untuk mendapatkan harga lele tertinggi.
Cara Lengkap Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula Dengan Hasil Maksimal Reviewed by eio arts on Januari 29, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by TARYONO © 2017 - 2018

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.